Ahli Waris Atlet Paralayang Jateng Elisa Manueke Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

Sabtu, 17 April 2021 09:18 WIB

Share
TERIMA SANTUNAN : Istri almarhum Elisa Manueke, Liz Andriana menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda yang diserahkan Wakil Ketua Umum III KONI Jateng Hary Nuryanto. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Ahli waris atlet paralayang Jawa Tengah almarhum dokter Elisa Samson Manueke mendapat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan secara simbolis santunan tersebut dilakukan oleh Wakil Ketua Umum III KONI Jateng Hary Nuryanto kepada Liz Andriana (istri almarhum) disaksikan oleh Ketua Umum KONI Jateng Subroto dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda Teguh Wiyono.


Hadir pula pada acara tersebut Ketua Pengprov Paralayang Jateng Arie Samiaji, Sekum KONI Jateng Heny Setiawati, Wakil Bendahara Umum Suratno, Kabid Humas Darjo Soyat dan Wakil Ketua Bidang Diktar Bayu Eka Ardiyan.

BACA JUGA: Pemkab Demak Bangun Miniplant untuk Berdayakan Nelayan Rajungan di Betahwalang

[page-pagination]
Seperti diketahui atlet andalan paralayang Marsekal Pertama (Pur) dr Elisa S Manueke meninggal akibat kecelakaan saat latihan, 8 Maret 2020 lalu. Dia meninggalkan istri Liz Andriana dan empat anak. Atas kondisi itu, ahli waris mendapat santunan Rp 108.400.000 dan dua anaknya mendapat fasilitas beasiswa dari mulai Taman Kanak-kanak (TK) hingga perguruan tinggi (PT).


Ketua Umum KONI Jateng dalam sambutannya menyatakan terima kasih atas terealisasinya dana santunan kepada ahli waris.‘’Tidak ada yang berharap dapat santunan seperti ini, namun realitas menghendaki demikian. Jadi kami sampaikan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan,’’ kata Subroto.


Sementara Teguh Wiyono juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan KONI Jateng kapada BPJS Ketenagakerjaan Semarang Pemuda. ‘’Tercatat sudah empat tahun berjalan kerja sama kita,’’ katanya.


Lebih jauh Teguh mengungkapkan, setelah mengalami kecelekaan Elisa Manueke dirawat dua minggu di RS Sarjito Yogyakarta. Dalam perawatan tersebut membutuhkan biaya Rp 132.776.300. ‘’Semua ditanggung oleh kami. Itu memang sudah menjadi kewajiban BPJS Ketenagakerjaaan,’’ katanya.


MoU PON XX

BACA JUGA: Indra Bekti Gagal Jadi Youtuber, Kini Fokus Cari Talent Baru di Dunia Hiburan

[page-pagination]

Halaman
1 2
Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler