Hendi Apresiasi Peran MUI dalam Menjaga Kondusivitas Kota Semarang

Senin, 19 April 2021 14:52 WIB

Share
RAKER: Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat pembukaan Raker MU Kota Semarang. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, SEMARANG- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menekankan, kondusivitas merupakan landasan utama dalam percepatan pembangunan. Hal tersebut diungkapkan Hendi, sapaan akrab wali kota saat memberikan pengarahan dalam pengukuhan dan Raker MUI Kota Semarang, Sabtu (17/4/2021).

"Kalau satu dengan yang lain saling nyinyir, saling mencari kesalahan, maka dapat dipastikan kita tidak bisa membangun Kota Semarang dengan cepat," tutur Hendi. 

Dalam pengukuhan dan Rapat Kerja MUI Kota Semarang masa khidmad 2020 – 2025 tersebut, Hendi juga menyampaikan bahwa MUI mempunyai peran yang sangat penting dalam keberhasilan pembangunan di Kota Semarang.

BACA JUGA: Dosen USM Berikan Pelatihan Peningkatan Produktivitas Tahu Berkah di Kabupaten Kudus Jawa Tengah

[page-pagination]

 “Artinya organisasi keislaman bergabung menjadi satu, bersinergi dalam MUI, kemudian memberi pertimbangan baik diminta ataupun tidak, dan Alhamdulillah situasi Kota Semarang menjadi lebih sejuk, guyub, dan kondusif,” ujarnya.

Bergerak Bersama

Hendi berharap, kepengurusan MUI yang baru dapat semakin baik dalam berkomunikasi khususnya dengan Pemerintah Kota Semarang. Kondisi yang semakin baik di Kota Semarang berhasil terwujud karena adanya komitmen untuk bergerak bersama.

"Contohnya pada saat pelaksanaan vaksin, di mana ada sebagian masyarakat yang menganggap vaksin Covid-19 haram, maka MUI mengeluarkan fatwa bahwa vaksin Covid 19 halal, maka pernyataan MUI tersebut membuat situasi terkendali dan tidak ada gejolak,’’ ujar Hendi.

Dan yang sedang hangat dibicarakan adalah tentang vaksin dilakukan pada siang hari apakah membatalkan puasa, maka kembali MUI dengan cepat mengeluarkan pernyataan bahwa vaksin tidak membatalkan puasa.

Halaman
1 2
Reporter: Ade
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler