Lembaga Perlindungan Anak Lebak Prihatin Usai 4 Remaja Ditangkap Karena Terlibat Perang Sarung

Senin, 19 April 2021 15:58 WIB

Share
remaja yang terlibat perang sarung

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Pihak kepolisian sektor Rangkasbitung mengamankan 4 remaja karena kedapatan terlibat perang sarung di Jembatan 2 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (17/4/2021). Mereka digiring ke kantor kepolisian untuk mendapatkan pengarahan akan aksinya yang telah meresahkan masyarakat itu.  Menanggapi hal itu, Lembaga Perlindungan Anak (LPA) menyatakan keprihatinannya, dan mendukung tindakan tegas yang diambil oleh pihak kepolisian.

Bahkan, LPA meminta kepada pihak kepolisian untuk lebih intens lagi melakukan patroli guna mencegah adanya perang sarung itu.

"Patroli  secara intens harus dilakukan  oleh pihak kepolisian  dan juga Satpol-PP  Lebak guna mengantisipasi adanya aksi perang sarung yang meresahkan masyarakat  itu, " kata Ketua LPA Lebak Oman Rohmawan ketika berbincang dengan Pos Kota di Rangkasbitung, Senin (19/4/2021).

BACA JUGA: Polisi di Bekasi Amankan 31 Sepeda Motor dengan Knalpot Bising

[page-pagination]

Dia mengatakan,  dalan patrolinya polisi perlu menyebarkan arahan positif kepada masyarakat  khususnya para remaja agar menghindari aksi yang dapat menganggu kondusivitas  di masyarakat.

"Sebenarnya yang harus dicari tahu akar masalahnya, itu kan bermula dari anak-anak yang nongkrong dan berujung saling ejek dan tawuran," kata Oman.

Tak hanya mengandalkan pihak kepolisian, pencegahan aksi perang sarung para remaja juga membutuhkan peran aktif orangtua yang harus mengawasi kegiatan anak-anaknya.

"Saya yakin polisi bisa mencegah, tapi perlu peran serta masyarakat dan orangtua. Masyarakat harus berperan aktif jika ada tanda-tanda akan terjadi tawuran, atau sudah terjadi dengan melapor aparat berwajib, sementara orangtua lebih aktif mengawasi anak-anaknya," terang Oman.

BACA JUGA: Wander Luiz dan Ezra Walian akan Diturunkan di Leg Kedua Semifinal Piala Menpora

Halaman
1 2
Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler