Korban Kebakaran di Taman Sari, Hingga Saat Ini Memerlukan Bantuan Obat-obatan dan Perlengkapan Bayi

Selasa, 20 April 2021 16:54 WIB

Share
Para pengungsi akibat kebakaran di Taman Sari sedang berkumpul. Foto: Poskota

POSKOTAJATENG, JAKARTA -  Kebakaran di Taman Sari, Jakarta Barat, para korban hingga kini memerlukan bantuan berupa obat-obatan dan perlengakapan bayi. Sekretaris RT 005/ RW 002, Sumadi mengatakan, beberapa bantuan seperti makanan dan minuman sudah diterima, namun ada beberapa bantuan yang masih belum diterima oleh korban kebakaran.

"Ini obat-obatan belum ada di posko," ujarnya kepada Poskota, Senin (19/4/2021).

Selain obat-obatan, Sumadi mengatakan bahwa fasilitas yang ada di pengungsian juga masih belum memadai. Misalnya saja air untuk mandi yang masih belum ada dan juga toilet yang harus berebut dengan pengungsi lain.

"Masih banyak juga anak-anak kecil yang gak ada pampers, banyak yang masih kurang," jelasnya.

BACA JUGA: Ikatan Cinta Malam Ini 20 April 2021, Mama Sarah Bermimpi Buruk Tentang Elsa

Sampai saat ini, sekitar pukul 15.45 WIB, kata Sumadi, belum ada pihak dari puskesmas untuk mengecek kesehatan warga. "Belum ada, tadi ada ambulan saya samperin kosong ga ada petugasnya," tuturnya.

Selain itu, Sumadi mengaku bahwa warga di pengungsian juga banyak yang mengalami sakit karena kecapean. Bahkan, Sumadi sampai belum sempat tidur sejak kebakaran terjadi, sebab ia harus mengurusi data-data warga yang terbakar.

 "Ada yang panas, ada yang puyeng, tadi udah tiga orang sakit," ungkapnya.

BACA JUGA: Bupati Pekalongan Minta Warganya di Perantauan untuk Tak Pulang Kampung Saat Libur Lebaran

Lanjut Sumadi, karena terlalu capai, ia terpaksa tidak menjalani ibadah puasa, namun meski begitu, pihak RT dan RW setempat sudah siapkan menu untuk buka puasa.

Halaman
1 2
Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler