Kemenhub Waspadai Ada Tujuh Juta Orang yang Ingin Mudik, Meskipun Sudah Dilarang

Rabu, 21 April 2021 15:26 WIB

Share
Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati. (ist)

POSKOTAJATENG, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mewaspadai potensi adanya sekitar tujuh orang yang tetap akan melaksanakan mudik ke kampung halaman, meskipun Pemerintah sudah melarang untuk mudik saat libur Lebaran. Aturan itu berlaku mulai 6-17 Mei mendatang.


Demikian Staf Khusus Menteri Perhubungan / Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati dalam acara talkshow secara daring dari Graha BNPB, Jakarta, Rabu (21/4/2021).

BACA JUGA: Ini 10 Kutipan Inspiratif dari RA Kartini yang Bisa Jadi Motivasi dalam Hidup


Talkshow itu juga menghadirkan pembicara, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) & wartawan senior Investor Daily, Edo Rusyanto, Ketua Jurnalis Peduli Kesehatan Masyarakat (JPKM) Irwen Azhari. Moderator Troy Pantouw, Ketua Sub Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19.


"Jadi dari hasil survei yang kami lakukan masih ada jutaan yang ingin mudik, meskipun mudik tersebut sudah dilarang, ' tutur Adita.


Pemerintah Bakal Merapel Bansos Jelang Lebaran Demi Menjaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Pelarangan Mudik
Adita mengungkapkan ada berbagai dilakukan oleh mereka agar bisa mudik, seperti yang pernah terjadi tahun lalu tapi kita akan melakukan pengawasan ketat dengan melibatkan Polri dan TNI.
"Ada sekitar tujuh juta yang tetap akan melakukan mudik, dan ini artinya masih ada potensi pergerakan massa yang terjadi," tambah Adita.

BACA JUGA: Atikoh Ganjar Pranowo Sebut Tantangan Kartini Zaman Now Adalah Gandrung Medsos

[page-pagination]


Adita mengungkapkan kita tahu bahwa dalam situasi pandemi ketika terjadi perpindahan orang secara masif, maka ada konsekuensi-konsekuensi yang harus kita antisipasi.
"Kita sadari bahwa pandemi ini belum berakhir, dan kita sadar tentang hal itu meskipun kini sudah lebih baik (penambahan kasus positif Covid-19 sudah menurun) dibandingkan dua bulan sebelumnya.


Lonjakan Kasus

Halaman
1 2
Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler