Ternyata Ini Penyebab Jalan Semarang-Purwodadi Rusak Parah, Gubernur Ganjar Ingatkan Pentingnya Selokan

Rabu, 21 April 2021 08:25 WIB

Share
CEK PROYEK: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat mengecek proyek peningkatan jalan Semarang-Purwodadi, Selasa (20/4/2021). Foto: Ist

POSKOTAJATENG, GROBOGAN- Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan pengecekan proyek peningkatan Jalan Semarang-Godong tepatnya di Karangawen, Demak yang saat ini sedang berlangsung.

Proyek tersebut, untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat guyuran hujan pada musim hujan lalu. Kerusakan jalan di sepanjang jalan tersebut cukup parah. Tak hanya di ruas jalan Karangawen namun kerusakan sampai ke Kabupaten Grobogan.

Kondisi jalan tersebut banyak terdapat lubang-lubang besar. Pengendara harus ekstra hati-hati jika tidak ingin terjerembab. Kerusakan jalan tersebut juga diperparah dengan semakin banyaknya kendaraan-kendaraan bertonase besar yang memanfaatkan jalur tersebut untuk menuju ke wilayah Jawa Timur.

BACA JUGA: Alhamdulillah Api Abadi Mrapen Hidup Lagi, Bisa Bertahan Sampai 60 Tahun

[page-pagination]

Dalam pengecekan tersebut, Ganjar melihat ada yang tidak beres yakni tidak optimalnya selokan di kanan dan kiri jalan. Selokan yang ada banyak ditutup oleh masyarakat, dan mengalami sedimentasi yang cukup tinggi. Akibatnya ketika terjadi mampet sulit untuk dibersihkan sehingga air meluap ke jalan dan membuat jalan semakin rusak.

Perbaikan Jalan

Ganjar pun meminta Kepala Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya (PUBMCK) , Hanung Triyono selalu mempertimbangkan selokan setiap melakukan perbaikan jalan. "Ini kok tidak ada selokannya, nanti air ke jalan, kan jalannya rusak lagi," tanya Ganjar.

Kadinas PUBMCK, Hanung mengatakan bahwa di seberang jalan sudah ada selokan. Ganjar pun langsung menuju ke sisi seberang jalan untuk melihat kondisi selokan itu.

BACA JUGA: Ganjar Semangati Legenda Penari Tayub Asal Grobogan, Lasmi: Kulo Sampun Sepuh Pak, Mpun Mboten Payu...

Halaman
1 2
Reporter: Ade
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler