Kedatangan Rombongan Diklat PIM Nasional Kementerian PUPR, Hendi Tekankan Pentingnya Sinergitas Daerah dan Pusat

Kamis, 22 April 2021 07:17 WIB

Share
BINCANG: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat berbincang dengan rombongan Diklat PIM Nasional. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang mengapresiasi Kementerian PUPR yang telah berperan dalam pembangunan wilayah Kota Semarang. Khususnya, dalam upaya penanganan banjir di wilayah timur Kota Semarang.

Upaya tersebut antara lain seperti melakukan revitalisasi banjir kanal timur, pemberian pompa di Sungai Tenggang berkapasitas 12 ribu liter per detik, dan pompa di sungai beringin berkapasitas 10 ribu liter per detik.

Hal itu disampaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat menerima kunjungan Diklat PIM Nasional Kementerian PUPR di Situation Room Balaikota Semarang, Rabu (21/4/2021).

BACA JUGA: Persiapan Menghadapi Lebaran, BI Jateng Siapkan Uang Tunai Rp7,4 Triliun

[page-pagination]

"Sinergitas pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi salah satu kunci dalam melakukan akselerasi pembangunan. Sinergitas itu  khususnya terkait infrastruktur," kata Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu.

Akselerasi Pembangunan

Dalam kesempatan itu, Hendi memaparkan, dengan akselerasi pembangunan yang didukung kementerian PUPR, kini pembangunan di Kota Semarang pun mengarah ke peningkatan pariwisata dengan membuat konsep water front city.

"Kali Semarang yang semula kerap disebut sebagai jamban terpanjang di dunia yang kumuh, kemudian dapat bertransformasi mendukung estetika kota," katanya.Hendi lantas menegaskan akselerasi pembangunan di Kota Semarang merupakan kerja keras semua pihak.

Di sisi lain Hendi meneceritakan pula, selain melakukan pembahasan rutin melalui rembug kelurahan dan Musrenbang di berbagai level, pihaknya juga membuka kanal komunikasi yang disebut Lapor Hendi bagi masyarakat. Dirinya menyadari bahwa kebutuhan masyarakat terkait peran pemerintah semakin meningkat.

Halaman
1 2
Reporter: Ade
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler