Polres Temanggung Edukasi Masyarakat untuk Tak Mudik Sambil Bagi Takjil

Jumat, 23 April 2021 21:45 WIB

Share
Satlantas Polres Temanggung mengedukasi masyarakat tak mudik saat Lebaran nanti. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, TEMANGGUNG – Guna menyukseskan larangan mudik demi menekan laju penyebaran Covid-19, Satuan Polisi lalu Lintas (Satlantas) Polres Temanggung, Jawa Tengah, melakukan kampanye larangan mudik Lebaran 1442 H kepada para pengendara di perempatan lampu merah Terminal Madureso, Rabu (21/4/2021).
Selain melakukan kampanye larangan mudik, personel Satlantas juga membagikan masker dan takjil ke para pengendara sebagai bentuk pendekatan persuasif kepada masyarakat.


Kasat Lantas Polres Temanggung AKP Muhammad Fadhlan mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam Operasi Keselamatan yang berlangsung pada 12-25 April 2021. Operasi ini merupakan imbangan sebelum digelar Operasi Ketupat Candi, dengan penekanan pada penertiban protokol kesehatan dan juga pelarangan mudik.

BACA JUGA: Rayakan Hari Bumi, Pemkab Temanggung Kampanye Gerakan Konservasi dan Bebas Sampah

[page-pagination]


“Sosialisasi atau edukasi larangan mudik ini kami lakukan lewat media cetak, media elektronik, dan media sosial maupun secara langsung ke lapangan dengan pembagian pamflet, brosur, dan penempelan stiker pada kendaraan,” katanya.
Fadhlan menyebutkan, sasaran kampanye larangan mudik ini dilakukan di beberapa titik di kota Temanggung, terutama di perempatan Terminal Madureso, Alun-alun Temanggung, Tugu Pancasila, dan Pasar Kliwon Temanggung.


“Harapannya, dengan kampanye larangan mudik ini, kami bisa mengimbau kepada masyarakat, memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa sekarang ini masih di masa pandemi Covid-19. Sehingga menjelang Lebaran nanti, masyarakat mulai sadar untuk tetap berlebaran di rumah masing-masing dan tidak kembali ke kampung halamannya,'' katanya.

BACA JUGA: Pemprov Jateng Serap Parsel Lebaran dari Produk UMKM, 2.000 Paket Sudah Terbeli
Ia menegaskan, kampanye larangan mudik ini merupakan program dari pemerintah pusat yang kemudian dilakukan oleh Polda maupun Polres.
“Berdasarkan hasil kajian setiap ada libur, baik itu libur Idulfitri Tahun 2020 maupun libur panjang lainnya terjadi peningkatan kasus Covid-19. Sehingga tahun ini pemerintah tetap mengambil kebijakan untuk melarang mudik,” pungkasnya. (Aji)

Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler