Rayakan Hari Bumi, Pemkab Temanggung Kampanye Gerakan Konservasi dan Bebas Sampah

Jumat, 23 April 2021 21:46 WIB

Share
Pemkab Temanggung aktifkan gerakan konservasi agar menjadi kawasan ijo royo-royo. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, TEMANGGUNG – Menyambut Hari Bumi di Kabupaten Temanggung Tahun 2021 yang diperingati setiap 22 April, Pemkab Temanggung mengkampanyekan gerakan konservasi penanaman pohon dan gerakan Temanggung Bebas Sampah. Itu sebabnya Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Temanggung Entargo Yutri Wardono mengajak semua komponen masyarakat di Kabupaten Temanggung, untuk bisa terlibat dalam rangka mendukung program unggulan bupati yaitu Mustika Desa, diantaranya gerakankonservasi penanaman pohon dan gerakan bebas sampah.


“Dalam momen Hari Bumi ini diharapkan semua masyarakat untuk bisa terlibat aktif dalam rangka mendukung kegiatan tersebut,” kata Entargo di Temanggung, Kamis (22/4/2021).

BACA JUGA: Polres Temanggung Edukasi Masyarakat untuk Tak Mudik Sambil Bagi Takjil

[page-pagination]


Adapun puncak acara akan dilaksanakan pada Hari Minggu (25/4/2021) berupa gerakan penanaman pohon one man one tree dan membersihkan sampah-sampah liar, serta gerakan pilah sampah di lingkungan masing-masing yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Temanggung.
Pihaknya juga menginstruksikan kepada semua pengawai, baik PNS maupun non-PNS di lingkungan DPRKPLH Kabupaten Temanggung untuk melaksanakan gerakan pilah sampah, penanaman pohon dan membuat biopori/ resapan air hujan di sekitar tempat tinggal masing-masing. Selain itu melaksanakan gerakan lain dalam rangka mendukung program prioritas Bupati Temanggung dan melaporkannya ke atasan langsung.


“Kami mengajak kepada seluruh pegawai DPRKPLH untuk menjadi contoh kepada PNS yang lain secara khusus dan untuk warga Temanggung secara umum, dalam rangka mendukung gerakan ini dengan kegiatan pilah sampah di lingkungan masing-masing dan penanaman pohon di lingkungan masing-masing,” sambungnya.


Entargo berharap melalui gerakan konservasi dan gerakan Temanggung Bebas Sampah tersebut dapat menjadi pemicu bagi masyarakat, untuk bergerak dan berakibat positif bagi kelestarian lingkungan di Kabupaten Temanggung. Sehingga terwujud Temanggung yang ijo royo-royo (hijau) dengan lingkungan yang bersih dan mata air yang berlimpah. (Aji)

Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler