Polres Purworejo Bebaskan 11 Orang yang Sempat Diamankan Terkait Ricuh Soal Quarry

Sabtu, 24 April 2021 12:45 WIB

Share
Polres Purworejo, Brimob dan Kodim 0708 melakukan persuasi saat membuka akses jalan Kabupaten Purworejo yang melewati Desa Wadas dan dijaga oleh warga. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, PURWOREJO - Polres Purworejo membebaskan 11 orang yang diduga sebagai provokator dalam insiden kericuhan soal quarry (tambang) dimana warga memblokade jalan masuk area pertambangan di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah, Jumat (23/4/2021).


Berawal ada masyarakat Desa Wadas yang ingin ikut sosialisasi oleh BPN dan BBWS terkait rencana pembangunan proyek strategis nasional Bendungan Bener. Namun oleh warga lain, diintimidasi dengan mengambil undangan yang sudah disebarkan, melakukan ancaman supaya tidak hadir dan menutup akses jalan masuk dan keluar desa termasuk jalan Kabupaten.

BACA JUGA: Menikung Terlalu Lebar Dua Motor Tabrakan di Pengadegan, Korban Dirawat di RS Akibat Patah Tulang

[page-pagination]


Berdasarkan laporan masyarakat terkait penutupan akses jalan Kabupaten, Polres Purworejo dengan back- up Brimob dan Kodim 0708 melakukan upaya-upaya preemtif untuk mengimbau warga masyarakat agar tidak melakukan blokir jalan karena jalan merupakan fasilitas umum yang digunakan oleh masyarakat umum.


Imbauan dilakukan berulang kali dan ajakan untuk berdialog dengan LBH yang ada namun tidak ditanggapi.
Kericuhan berawal ketika jalan menuju ke Desa Wadas d tutup oleh warga yang menolak tanah Desa Wadas yang akan diambil batu quarry untuk material pembangunan Bendungan Bener.


Sehingga aksi bentrok dengan petugas Polres Purworejo pun tak terelakan dijalan kabupaten yang melintas di Desa Wadas, pada Jumat (23/4/2021) siang.

Diblokade


Bentrok itu bermula saat petugas Polres Purworejo bersama TNI Kodim 0708 patroli dengan berskala besar dan melintas di jalan kabupaten desa Wadas, sudah ada material pohon dan tiang listrik yang ditumbangkan warga menghalangi jalan serta bebatuan dengan ukuran besar yang diserakan di berbagai ruas jalan, ketika petugas hendak membersihkan material pohon dan ranting serta batu yang melintang dan menghadang di jalan raya warga tidak terima.

BACA JUGA:Wali Kota Magelang Komitmen Selesaikan Persoalan Aset dengan Akademi TNI

Halaman
1 2
Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler