Pemeriksaan Pelancong dari India di Bandara Soekarno-Hatta Diperketat, Imigrasi Kerahkan Ratusan Petugas

Minggu, 25 April 2021 13:03 WIB

Share
BANDARA: Suasana di Bandara Soetta

POSKOTAJATENG, JAKARTA- Pasca penetapan penolakan pelancong atau pelaku perjalanan India berkunjung ke Indonesia, Kantor Imigrasi Kelas I  mengerahkan 605 petugasnya di tempat Pemeriksaan Imigrasi, Bandara Soetta..

Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta Indra Bangsawan berujar, penyiagaan 605 perugas Imigrasi tersebut dilakukan sejak pemerintah menerapkan penolakan pelaku perjalanan asal India pada Sabtu (24/4/2021).

"Jumlah personel Imigrasi yang bertugas di TPI Bandara Soekarno-Hatta saat ini berjumlah 605 pegawai. Pemeriksaan dokumen di Bandara Soetta akan lebih diperkatat," ujar Indra, Minggu (25/4/2021).

BACA JUGA: Ramalam Zodiak Hari Ini 25 April 2021, Taurus Tak Ingin Diganggu Cancer Bebas dari Masalah

[page-pagination]

Indra mengatakan dengan jumlah 605 petugas Imigrasi, dinilai cukup untuk melakukan pemeriksaan dokumen dari pelaku perjalanan asal India.  "Jumlah tersebut sudah sangat cukup, tinggal dimaksimalkan peran dari petugas Imigrasi di bandara," katanya.

Asal India

Menurutnya, dengan jumlah personel yang banyak tersebut diharapkan dapat lebih optimal dalam memeriksa pelaku perjalanan asal India.

Hal tersebut dilakukan lantaran saat ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 di India, yang memaksa pemerintah melakukan pembatasan pelaku perjalanan dari negara tersebut.  "Proses pemeriksaan keimigrasian lebih optimal, khususnya selama periode pembatasan sementara masuknya WNA menyangkut lonjakan kasus Covid-19 di India," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Indonesia menerbitkan kebijakan untuk menolak masuk ke Wilayah Indonesia bagi pelaku perjalanan internasional dari Wilayah India mulai Sabtu (24/4/2021).

Halaman
1 2 3
Reporter: Ade
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler