Ganjar Diskusi Virtual dengan Dubes Inggris, Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan

Senin, 26 April 2021 14:45 WIB

Share
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat berdiskusi virtual dengan Dubes Inggris untuk Indonesia. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berdiskusi secara virtual dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins, Senin (26/4/2021). Beberapa hal yang menjadi fokus diskusi adalah terkait kerja sama bidang pendidikan, bidang energi, infrastruktur, industri, dan cara penanganan Covid-19 di Jawa Tengah. Selainm itu, menjajaki kerja sama dalam bidang energi, khususnya energi baru terbarukan.

 Ganjar menjelaskan kerja sama Jawa Tengah dengan Inggris sudah ada seperti pada bidang pendidikan, khususnya sekolah vokasional. Ia berharap ada peningkatan dalam budnag pendidikan, misalnya tentang metode pendidikan Bahasa Inggris. Tujuannya agar lulusan SMA dan SMK di Jawa Tengah sudah lancar berbahasa Inggris sehingga meningkatkan peluang dalam menghadapi tantangan global.

BACA JUGA: 53 Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 yang Gugur akan Diberikan Kenaikan Pangkat

[page-pagination]

 "Mereka juga  tertarik untuk kerja sama dalam bidang energi, khususnya energi baru terbarukan. Terus kemudian infrastruktur, kemudian perdagangan. Maka saya tadi tawarkan ada kawasan industri yang ada di Batang yang insentifnya juga cukup bagus. Mudah-mudahan itu bisa dilaksanakan atau dikerjakan," kata Ganjar usai diskusi virtual di ruang kerjanya.

 

Menurut Ganjar, Jawa Tengah dan Inggris memiliki perhatian yang sama dalam hal perubahan iklim dunia atau global climate change. Dalam diskusi, Ganjar menceritakan bagaimana kondisi Jawa Tengah yang tidak memiliki banyak hutan serta kawasan pesisir pantai Utara yang mengalami penurunan muka tanah. Belum lagi masalah sampah dan limbah yang muncul akibat industrialisasi. Beberapa hal itu yang menjadi perhatian sehingga mulai digalakkan dan disosialisasikan agar masyarakat ikut merawat alam dan peduli mengolah sampah dengan benar.

 "Kita sama-sama bicara bahwa kita punya agenda bersama atau kepedulian terhadap perubahan iklim. Jadi global climate change ini menjadi perhatian betul dari pemerintah Inggris, kita juga perhatian, maka industri dan teknologi yang ke depan akan kita kerjakan atau kita pilih mustinya yang lebih ramah lingkungan. Ini beberapa pengalaman yang kita diskusikan dan sharing," katanya.

 Apresiasi

 Ganjar menambahkan, Kedutaan Besar Inggris juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Tengah yang relatif memiliki kepedulian tentang pandemi ini. Terkait hal ini, Ganajr menjelaskan bagaimana pengelolaan berbasis masyarakat digalakkan. Pola menggerakkan komunitas di masyarakat tersebut relatif efektif dan cukup membantu dalam menangani pandemi.

Halaman
1 2
Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler