Dengan Modal Rp 250 juta Sudah Bisa Jadi Pengusaha SPBU Resmi

Selasa, 27 April 2021 04:35 WIB

Share
SPBU: Salah satu SPBU resmi yakni Pertashop di sebuah pedesaan. Foto: Andik

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Pertamina masih membuka peluang kepada masyarakat untuk menjadi pengusaha SPBU resmi yakni Pertashop. Namun untuk mendirikan Pertashop wajib hukumnya berada di desa-desa yang jauh dari SPBU.

Unit Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Pemasaran Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho mengatakan, Pertamina telah mengusung program One Village One Outlet (OVOO), di mana setiap desa atau kecamatan akan memiliki Pertashop.

"Untuk itu, guna mempercepat perluasan Pertashop, Pertamina telah memiliki skema kemitraan dengan pegusaha untuk berinvestasi Pertashop," katanya, Senin (26/4/2021).

BACA JUGA: Sidak Kantor Kelurahan, Walikota Semarang Hendrar Prihadi Minta Anak Buahnya Kembalikan Uang Pungli

[page-pagination]

Dia menjelaskan, Pertamina telah membuka peluang investasi bagi para pengusaha untuk mengelola SPBU mini atau Pertashop, yang tentu nilai investasinya lebih rendah dari SPBU reguler dan bisnisnya sangat menjanjikan.

Badan Usaha

Brasto menambahkan syarat utamanya adalah badan usaha seperti CV, PT, Koperasi, Usaha Dagang (UD), maupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Untuk persyaratan dan penjelasan lebih lengkap dapat dilihat pada tautan ptm.id/MitraPertashop.

“Kami berharap banyak pengusaha atau BUMDes yang berminat untuk berinvestasi Pertashop demi perluasan pembangunan Pertashop yang lebih cepat lagi,” tandas Brasto.

Dia menyebutkan, untuk investasi menjadi mitra pertamina dalam mendirikan Pertahsop mulai dari Rp250 juta sampai Rp500 juta. "Pertashop juga bisa menjadi bisnis tersendiri yang memberikan keuntungan usaha, baik yang berbasis kelompok masyarakat seperti BUMDes maupun pengusaha swasta," jelasnya.

Halaman
1 2
Reporter: Ade
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler