Plt Bupati Cianjur Berbela Sungkawa Atas Tewasnya Penambang dan Peringatkan Pengusaha Tambang

Selasa, 27 April 2021 12:51 WIB

Share
Lokasi penambangan Blok Cikahuripan, Cianjur

POSKOTAJATENG, CIANJUR - Plt Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman menyampaikan bela sungkawa kepada pihak keluarga penambang yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor.

Hal tersebut disampaikan Herman saat dimintai tanggapannya terkait terulang kembali peristiwa longsor di areal penambangan Blok Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur yang memakan korban.

"Saya turut prihatin dan belasungkawa atas meninggalnya pekerja tambang,"ujar Herman saat ditemui seusai acara peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana di Pendapa Pancaniti Cianjur, Senin (26/04/2021).

Tak hanya itu orang nomor satu di Cianjur itupun meminta kepada para pengusaha tambang agar selalu waspada dan tidak ceroboh.

BACA JUGA: Perairan Kepulauan Seribu Tercemar, Pertamina Berkomitmen Bersihkan Limbah Minyak

[page-pagination]

"Jangan mengambil keuntungan sebesar- besarnya tapi menghiraukan lingkungan,"tegasnya.

Sementara itu pasca terjadinya peristiwa longsor, area pertambangan yang biasanya ramai dengan para penambang, Minggu (25/4/2021) terpantau sepi, sama sekali tak  ada aktivitas penambangan. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur menginformasikan telah terjadi longsor di area galian tambang golongan C (Galian Pasir) Gunung Bubut Blok Desa Cikahuripan Kecamatan Gekbrong Kab. Cianjur, Kamis (22/4/2021) pukul 00.30 dini hari.

Longsor di areal galian pasir yang dikelola PT Dutaprima Ekasarana tersebut mengakibatkan 8 orang pekerja tertimbun. 4 orang meninggal dunia sementara 4 lainnya mengalami luka. (Rau)

Reporter: Aji
Editor: Admin Jateng
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler