Tim Kuasa Hukum Bantah Munarman Terlibat ISIS, dan Soroti Tindakan Tutup Mata Terhadap Kliennya

Rabu, 28 April 2021 19:58 WIB

Share
Munarman

POSKOTAJATENG, SEMARANG-  Tim kuasa hukum mantan Sekum FPI Munarman yang baru ditangkap polisi, membantah bahwa kliennya terlibat dalam ISIS. Pihaknya juga menyoroti penangkapan terhadap kliennya dengan menyeret  dari kediamannya dan menutup matanya saat turun di Mapolda.

"Bahwa terhadap tuduhan keterlibatan Klien Kami dengan ISIS, sejak awal Klien Kami dan Ormas FPI telah secara jelas membantah keras. Karena menurut klien kami tindakan ISIS tidak sesuai dengan yang diyakini oleh klien kami," terang Hariadi Nasution, kuasa hukum Munarman dalam keterangannya, Rabu (28/4/2021).

 

Ia juga menambahkan Munarman tidak setuju dengan ISIS. Bahkan Munarman, disebut Hariadi, menolak aksi-aksi terorisme.

"Bahwa Klien Kami justru pada beberapa kesempatan selalu memperingatkan kepada masyarakat luas akan bahaya situs-situs dan atau ajakan-ajakan yang mengarah kepada aksi-aksi terorisme dan tindakan inkonstitusional lainnya," ujar Tim Advokasi Ulama dan Aktivis tersebut.

Pihaknya juga menyoroti penangkapan terhadap kliennya dengan menyeret  dari kediamannya dan menutup matanya saat turun di Mapolda.

"Secara nyata telah menyalahi prinsip hukum dan Hak asasi Manusia sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 28 ayat (3) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme Menjadi Undang-Undang," imbuhnya.

Advokat

Ia juga menuturkan, bahwa Munarman seorang advokat yang merupakan penegak hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat 1 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat, sehingga apabila dipanggil secara patut-pun Kliennya pasti akan memenuhi panggilan tersebut.

 

Halaman
1 2
Editor: Aji
Contributor: Raul
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler