70 Santri di Bekasi Keracunan Menu Buka Puasa, 21 Orang Masih dalam Perawatan

Kamis, 29 April 2021 12:42 WIB

Share
Salah satu santri di Pondok Pesantren As- Shofiyani, Desa Sukaringin yang alami keracunan usai menyatap menu buka puasa yakni lontong sayur. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, BEKASI - Sebanyak 70 santri di Pondok Pesantren As- Shofiyani, Desa Sukaringin, Sukawangin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan makanan saat buka puasa  bersama, Selasa (27/4/2021). Puluhan santri yang keracunan tersebut langsung dibawa ke Klinik Mantri Rohiman di Cabangbungin. Saat ini kondisinya, 49 orang sudah sembuh dan boleh pulang, sedangkan 21 orang lainnya masih dalam perawatan.


Para santri laki-laki dan perempuan itu mengalami keracunan makanan buka puasa yakni lontong sayur.
Kapolsek Tambelang, AKP Shodirin membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, pihaknya yang mendapatkan laporan langsung ke lokasi untuk mengecek kondisi para santri.



"Benar, ada sekira 70 santriwan dan santriwati bersama para ustaz, diduga mengalami keracunan makanan," katanya ketika dikonfirmasi, pada Kamis (29/4/2021).
Shodirin menjelaskan, kegiatan buka bersama menjadi rutinitas tiap harinya. Dengan menu makanan yang didapatkannya dari para sumbangan donatur.


Saat kejadian keracunan itu, donatur mengirimkan takjil makanan berupa es campur, lontong sayur serta kerupuk.
"Setelah diambil dan dimakan, kurang lebih satu jam kemudian, sekira 70-an orang merasa pusing, mual-mual dan muntah-muntah," ujar dia.



Kemudian, kata Shodirin, puluhan santri yang keracunan tersebut langsung dibawa ke Klinik Mantri Rohiman di Cabangbungin.
Saat ini kondisinya, 49 orang sudah sembuh dan dipulangkan. Sedangkan 21 orang lainnya masih dalam perawatan.


Kepolisian juga telah memintai keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.
"Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sampel makanan yang diduga jadi penyebab keracunan, juga sudah dibawa untuk diperiksa," imbuhnya. (Aji)
 

Reporter: Aji
Editor: Aji
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler