Doni Monardo Ajak  Masyarakat Jangan Mudik demi Keselamatan Bersama

Kamis, 29 April 2021 11:01 WIB

Share
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo saat rakor Satgas Covid-19 di Kantor Bupati Cilacap. Foto: Andik

POSKOTAJATENG, CILACAP - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sekaligus Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Dr (HC) Doni Monardo mengimbau masyarakat menjaga tren positif dalam hal penanganan pandemi Covid-19.
Untuk menjaga hal itu, kata dia, salah satunya adalah dengan tidak mudik Lebaran. Dia menjelaskan, pengetatan mobilitas mudik lebaran semata-mata untuk keselamatan bersama.


Untuk itu masyarakat diminta bersabar sejenak untuk tidak mudik dan bersilaturahmi bersama sanak saudara selama masa Lebaran.
Hal itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 di Kantor Bupati Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (28/4/2021).

 

"Tolong dijaga tren baik yang sudah ada dalam menangani pandemi. Tetap lakukan protokol kesehatan secara ketat dan dilakukan dengan disiplin. Jangan kendor sekali lagi jangan kendor," tandasnya.

Dia menjelaskan, dalam menghadapi ancaman yang datang dari dalam negeri dan luar negeri ini, Pemerintah berkomitmen melakukan pembatasan mobilitas. Untuk mencegah angka kenaikan kasus antar negara, maupun antar daerah.


Surat Edaran


Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 sendiri telah mengeluarkan Surat Edaran No. 13 Tahun 2021 berikut adendumnya mengenai  pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik (22 April - 5 Mei 2021) dan H+7 peniadaan mudik (18 Mei - 24 Mei 2021).

Beberapa kebijakan terkait ini, pada skala nasional telah dilakukan peniadaan mudik, dan penetapan masa berlaku hasil negatif Covid-19 pada masa sebelum dan sesudah masa peniadaan mudik.

 

Pada skala internasional, dihimbau agar menunda rencana kepulangan yang tidak mendesak, dan menetapkan prosedur skrining dan karantina sesuai peraturan yang ada.

Halaman
1 2
Editor: Aji
Contributor: Andik Sismanto
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler