Kota Semarang Ditunjuk oleh KSP Jadi Tuan Rumah Festival HAM 2021

Kamis, 29 April 2021 10:34 WIB

Share
NOTA KESEPAHAMAN: Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko dan Walikota Hendrar Prihadi (kanan) melakukan nota kesepahaman terkait penyelenggaraan Festival HAM. Foto: Andik

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Kota Semarang akan menjadi tuan rumah penyelenggara Festival HAM 2021 yang digelar oleh Kantor Staf Presiden (KSP).
Kepala Staf Presiden Moeldoko menyatakan,  Festival HAM menjadi cara yang sangat efektif dalam mendekatkan isu HAM kepada masyarakat.

"Melalui festival ini, HAM dapat disosialisasikan dengan penuh harapan dan sukacita dengan mengangkat praktik-praktik yang dilakukan Pemerintah baik pusat maupun daerah dalam pemenuhan hak warga," katanya, usai penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kantor Staf Presiden (KSP) dengan Pemerintah kota Semarang dan INFID terkait penyelenggaraan Festival HAM 2021 di Kota Semarang, Rabu (28/4/2021).




Moeldoko menyatakan, orang barat respek dengan upaya penyelenggaraan HAM di Indonesia. HAM jangan dipandang sebagai sesuatu yang menakutkan. Jangan takut dengan HAM, tapi yang paling  paling penting adalah penghormatan terhadap HAM," tegas Moeldoko.

Moeldoko meminta sebagai tuan rumah, Kota Semarang harus dapat melakukan sosialisasi dan diseminasi kepada masyarakat supaya penyelenggaraan HAM dalam pemerintahan dapat dilakukan dengan cara-cara yang lebih soft, terbuka dan humanis.

"Bagaimana agar publik memahami HAM tidak hanya mengenai kebebasan menyatakan pendapat, berserikat dan berkeyakinan, melainkan juga terkait dengan kepentingan ekonomi, pemenuhan hak-hak akan perumahan, air bersih, fasilitas transportasi publik, pendidikan, dll,"tandasnya.

Ramah HAM

Sementara itu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan, sebagai kota yang ramah HAM, Kota Semarang komitmennya untuk mewujudkan Semarang “Kota Semua buat Semua” bagi seluruh warga Kota Semarang.




Pihaknya senang karena kotanya ditunjuk sebagai tempat perhelatan Festival HAM 2021 dan akan berkomitmen mewujudkan Semarang sebagai kota ramah HAM melalui tiga upaya, yaitu kesetaraan, ruang aspirasi, dan kolaborasi.

Kota Semarang dan bangsa Indonesia kata Hendi, memiliki peninggalan tepa sliro, gotong royong, saling menghormati dan banyak lainnya yang menjadi penguat terwujud serta terjaminnya kesetaraan HAM.

"Mudah-mudahan Festival HAM nanti menjadi momentum kita bersama untuk menguatkan tekad dan komitmen mewujudkan perlindungan serta pemenuhan HAM secara menyeluruh,” ujar Hendi.

Pihaknya berharap penyelenggaraan Festival HAM tahun 2021 di Kota Semarang dapat menampilkan best practice tiap kabupaten/kota dalam perwujudan HAM sehingga kemudian dapat menginspirasi kabupaten/kota yang lain di Indonesia serta dunia. (DIK) 

 

Editor: Aji
Contributor: Andik Sismanto
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler