Bawaslu Kabupaten Magelang Deklarasikan Anti Politik Uang di Desa Ngargogondo

Jumat, 30 April 2021 15:05 WIB

Share
DEKLARASI: Deklarasi Desa Anti Politik Uang di Desa Ngargogondo, Borobudur. Foto: Harsono

POSKOTAJATENG, MAGELANG- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Magelang terus memerangi praktek-praktek politik uang. Salah satu upayanya adalah dengan mendeklarasikan desa-desa anti politik uang (APU).

Terbaru dideklarasikan di Desa Ngargogondo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Deklarasi ini didahului dengan menyadarkan warga untuk menolak politik uang. Karena, masih ada anggapan politik uang hall umrah, meskipun salah.

Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, MH Habib Shaleh mengatakan, ada yang menganggap politik uang adalah hal lumrah meskipun ini salah. Karenanya, ia menekankan pentingnya untuk membangun kesadaran masyarakat bahwa politik uang adalah hal yang haram.

“Politik uang sudah ada regulasinya, tetapi prakteknya di lapangan regulasi ini menjadi tumpul. Karenanya, sulit jika hanya berpangku semata pada regulasi. Maka, yang perlu adalah membangun kesadaran bahwa politik uang itu haram, baik yang memberi atau menerima,” jelasnya, dalam deklarasi APU di objek wisata edukasi “Desa Bahasa” Desa Ngargogondo, Kamis (29/4/2021).

Dilakukan Diskusi

Dalam kegiatan tersebut, Bawaslu terlebih dahulu mengajak para tokoh masyarakat Desa Ngargogondo untuk melakukan diskusi tentang praktek politik uang yang pernah mereka alami atau mereka ketahui. Selanjutnya, mereka diajak menganalisis bersama tentang dampak dan hal yang ditimbulkan dari adanya politik uang.

 

“Politik uang harus ditolak, Kenapa ditolak? Karena politik uang memicu biaya politik, proses mendapatkan suara jadi mahal. Caleg atau calon kepala daerah itu butuh pengembalian modal karena sudah mengeluarkan modal untuk membayar orang yang memilihnya. Jadi jabatannya nanti tidak mungkin hanya pengabdian, bahkan berusaha agar mendapat hasil dua kali lipat. Kalau gaji gak cukup, jadi memicu korupsi,” jelasnya.

Atas dasar itulah, Bawaslu terus memperluas kampanye anti politik uang salah satunya dengan mendeklarasikan Desa APU. Hingga saat ini sudah ada 14 Desa APU di Kabupaten Magelang. Desa Ngargogondo menjadi desa ke-15 yang dideklarasikan.

Habib menjelaskan, Desa APU adalah desa dengan masyarakat yang memiliki karakter, kesadaran dan komitmen yang kuat untuk menolak politik uang demi mewujudkan demokrasi  berintegritas dan bermartabat. “Memang sulit untuk mengajak semua warganya, tetapi yang penting ada pemimpin dan tokoh-tokoh dulu yang menolak dan mau mengajak menolak politik uang. Mari mengajak keluarga dan lingkungan untuk menjaga diri dari politik uang,” lanjutnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler