Jelang Lebaran Travel Gelap Mulai Beroprasi di Kota Semarang, Polrestabes Jaring Tiga Mobil

Jumat, 30 April 2021 14:58 WIB

Share
TRAVEL: Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit (tengah). Foto: Dok

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Menjelang Mudik Lebaran 2021, Satlantas Polrestabes Semarang menggencarkan penertiban dan pengecekan pada travel-travel gelap beserta penumpangnya. Penertiban dan pengecekan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi travel-travel yang membawa penumpang dari luar kota.

Hal itu dilakukan karena disinyalir travel-travel gelap mulai beroperasi di Kota Semarang. Mereka dikhawatirkan akan membawa penumpang baik dari Kota Semarang maupun dari luar Kota Semarang.

Penertiban ini bekerjasama dengan Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kota Semarang sebagai penegakan aturan larangan mudik yang telah diberlakukan. Dengan penertiban yang dilakukan, diharapkan bisa mengantisipasi pemudik gelap.

Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Sigit mengatakan, dalam kegiatan penertiban dan pengecekan yang dilakukan petugas gabungan, Kamis (29/4/2021), berhasil terjaring sejumlah tiga mobil  travel. Yakni satu mobil travel plat hitam jurusan Yogjakarta di sekitar Bubakan Semarang, satu mobil travel plat hitam jurusan Wonosobo di sekitar Sukun Banyumanik dan satu mobil travel jurusan Kota Semarang di sekitar Terminal Banyumanik.

Edukasi Imbauan

"Selain melakukan pendataan dan penertiban, Satlantas Polrestabes Semarang juga memberikan edukasi dan imbauan kepada para sopir travel-travel gelap dan masyarakat pengguna jalan agar menunda mudik lebaran pada tahun ini," katanya, Kamis (29/4/2021).

Untuk travel yang terjaring, lanjut Kasatlantas, pihaknya tak segan untuk kandangkan travel-travel gelap yang tidak sesuai aturan.

Kasatlantas juga menjelaskan bahwa masa pengetatan mudik atau Pra mudik 2021 telah dimulai sejak tanggal 22 April- 5 Mei 2021 menuju pada masa pelarangan mudik tanggal yaitu pada 6-17 Mei 2021.

Hanya Masker

Menurut salah seorang sopir travel jurusan Kota Semarang, Moko, dirinya membawa penumpang yang dioper dari  bus-bus.

Halaman
1 2
Reporter: Ade
Editor: Ade
Contributor: Andik Sismanto
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler