Wakil Gubernur Taj Yasin: Potensi Ekonomi Syariah di Jateng Sangat Tinggi

Sabtu, 1 Mei 2021 09:24 WIB

Share
WEBINAR: Wagub Taj Yasin Maimoen (kiri atas) dalam Webinar Edukasi Keuangan Syariah, yang digelar OJK Regional 3 Jateng dan DIY. Foto: Ist

POSKOTAJATENG, SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menyatakan, Provinsi Jateng memiliki potensi ekonomi syariah yang sangat tinggi. Setidaknya, hal itu bisa dilihat dari jumlah  jamaah yang mendaftar haji pada tahun 2020 mencapai 46.786 jamaah haji reguler dan 599 jamaah haji khusus.

Selain itu, jumlah masjid dan mushola yang cukup banyak, masing-masing mencapai 45.482 masjid dan 78.028 mushola. Dengan kondisi seperti itu, keuangan syariah ini harus bisa dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan, tidak eksklusif untuk kalangan tertentu, namun lebih universal.

“Di tahun 2019, Provinsi Jawa Tengah juga mendapat penghargaan Indonesia Muslim Travel Index (MTI) sebagai Destinasi Wisata Halal Unggulan,” kata Wagub dalam Webinar Edukasi Keuangan Syariah, yang digelar OJK Regional 3 Jateng dan DIY, Jumat (20/4/2021).

Yasin menyatakan, pemerintah provinsi akan memberikan dukungan terhadap pengembangan dan penguatan produk dan layanan syariah dalam rangka untuk percepatan pemulihan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.

Literasi Rendah

Sementara itu Kepala OJK Regional 3 Jawa Tengah dan DIY, Aman Santosa menyampaikan, bahwa salah satu yang menjadi tantangan dalam pengembangan industri keuangan syariah yaitu rendahnya literasi dan inklusi keuangan syariah.

Berdasarkan survei literasi keuangan OJK, diketahui bahwa tingkat literasi dan inklusi seluruh sektor keuangan secara nasional sebesar 38,03 persen dan 76,19 persen.

Namun demikian, tingkat literasi keuangan syariah secara nasional hanya sebesar 8,93 persen (meningkat dari tingkat literasi tahun 2016 sebesar 8,10 persen) dan tingkat inkluasi keuangan syariah sebesar 9,10 persen (menurun dari tingkat inklusi tahun 2016 sebesar 11,10 persen)

 

Tidak Eksklusif

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler