Dampak Pandemi Covid-19 Pertumbuhan Ekonomi di Kota Magelang Sampai Minus 

Senin, 3 Mei 2021 08:00 WIB

Share
KETAHANAN PANGAN: Talkshow Ketahanan Ekonomi Kota Magelang selama Pandemi yang digelar di Ruang Wali Kota Magelang. Foto: Harsono

MAGELANG, POSKOTAJATENG.CO.ID - Pandemi Covid-19 menekan perekonomian di Kota Magelang. Namun, pelaku usaha terutama usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di wilayah ini memiliki ketahanan sehingga mampu bertahan dan menggerakkan ekonomi agar terus tumbuh.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Talkshow Ketahanan Ekonomi Kota Magelang selama Pandemi yang digelar di Ruang Wali Kota Magelang, pekan lalu.

Berbicara sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Wali Kota Kota Magelang dr H Muchamad Nur Aziz, Sp PD K-GH FINASIM bersama Kepala Cabang JNE Magelang, Bambang Kristiady dan Ketua Apindo Kota Magelang, Eddy Sutrisno.

Dokter Aziz, sapaan dr H Muchamad Nur Aziz mengatakan, sebelum pandemi pertumbuhan ekonomi Kota Magelang rata-rata 5 persen, namun sekarang minus 2,4 persen. Pemerintah Kota Magelang terus mendorong pelaku ekonomi untuk selalu semangat dan berjuang.

Kota Jasa

"Kota Magelang terkenal sebagai Kota Jasa, jadi perekonomian di sini tergantung dari banyaknya orang yang datang ke Magelang. Tapi, menjelang Lebaran ini, kita harus mengikuti keputusan Pemerintah Pusat bahwa tidak ada mudik dengan harapan tidak ada klaster (Covid-19) baru," katanya.

Ia menyebutkan, kekuatan terbesar perekonomian Kota Magelang adalah jasa konstruksi yakni 16 persen. Selain itu ada jasa perdagangan, jasa kesehatan, jasa sosial bahkan jasa pengolahan sampah, yang akan mendorong masyarakat untuk tetap bekerja dan menumbuhkan ekonomi.

Adapun kelemahan Kota Magelang adalah minimnya lahan pertanian dan tidak adanya sektor kelautan. Di bidang pertanian, Dokter Aziz mengatakan Pemkot telah mengembangkan sistem pertanian di perkotaan atau urban farming menggunakan pupuk organik.

"Untuk investasi, saat ini investasi terbesar di Kota Magelang ada yang mau membangun di lahan bekas Magelang Theater. Namun, ada beberapa hal yang harus diselesaikan, kami akan memberikan deadline untuk segera menyelesaikan investasi itu," katanya.

Sektor Logistik

Halaman
1 2
Reporter: Ade
Editor: Ade
Contributor: Yohanes Bagyo Harsono
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler