Kualitas Sumber Air Sudah Rendah, Akibatnya Air Minum jadi Tidak Memenuhi Syarat

Senin, 3 Mei 2021 08:17 WIB

Share
SOSIALISASI: Tasyakuran dan buka bersama desa untuk sosialisasi desa penerima program dari BBWS Serayu Opak di Grand Artos Magelang. Foto: Harsono

MAGELANG, POSKOTAJATENG.CO.ID- Sumber air merupakan kekayaan alam mutlak dibutuhkan. Hanya saja, saat ini permasalahan utama yang dihadapi, adalah sumber daya air yang dibutuhkan untuk keperluan yang digunakan semakin menurun.

"Saat ini kualitas air domestik menurun, sehingga tidak dapat digunakan sebagai sumber air minum yang sehat. Jadi perlu ada upaya kongkrit, terpadu dari semua pihak," kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin SIP dalam sambutan dibacakan Sekda H Edi Waryanto, pada tasyakuran dan buka bersama dengan desa penerima program dari BBWS Serayu Opak di Grand Artos Magelang, Jumat (30/4/2021).

Menurut Bupati, rendahnya kualitas air sebagai air minum yang sehat, tidak memenuhi syarat dan kualitas air. "Karena syarat kualitas air minum dan air bersih, meliputi persyaratan fisik, kimia, mikrobiologi dan radioaktif," ujarnya.

Aturan ini, lanjut Bupati, dilandasi oleh landasan hukum dan landasan teknis dalam pengawasan kualitas bakteri. "Penyediaan air bersih, agar dapat menyalurkan air bersih kepada masyarakat dalam jumlah yang besar, dan cukup dalam sistem penyediaan air bersih dan sumber air baku," jelasnya.

Pembangunan Embung

Kepala BBWS Serayu Opak  Ditjen SDA Kementerian PUPR, Dr Ir Dwi Purwantoro dalam kesempatan itu mengatakan, program dari BBWS di Kabupaten Magelang tahun 2020 sebesar Rp 140 miliar, di antaranya untuk pembangunan embung, sabo dam, irigasi air dan lainnya.

"Jadi bangunan yang sudah jadi tersebut, jangan sampai 'muspro', karena embung yang dibangun untuk cadangan air di musim kemarau," pintanya.

Anggota Komisi V DPR RI Ir Sudjadi menambahkan, program yang digelontorkan di Kabupaten Magelang, merupakan program aspirasi untuk masyarakat di Kabupaten Magelang. Diharapkan program tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat, terutama bisa meningkatkan hasil pertanian yang berdampak ekonomi masyarakat. Son

 

Editor: Ade
Contributor: Yohanes Bagyo Harsono
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler