Hotel, Tempat Wisata dan Pusat Perbelanjaan Harus Perketat Prokes, Ganjar: Tutup Kalau Melanggar  

Selasa, 4 Mei 2021 05:34 WIB

Share
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo

SEMARANG, POSKOTAJATENG.CO.ID- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan, tempat wisata, pusat perbelanjaan, dan juga hotel untuk melakukan pengetatan protokol kesehatan Covid-19.

Hal itu perlu dilakukan mengingat penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah masih terbilang tinggi. Sehingga dibutukan kerjasama semua pihak agar Covid-19 tidak semakin menyebar khususnya menjelang Lebaran.

Ganjar menyatakan, jika diketahui tempat wisata, perhotelan dan pusat perbelanjaan yang tidak mematuhi prokes covid-19, pihaknya tidak akan segan melakukan penutupan. Pemprov akan secara tegas memberi sanksi jika ada yang melanggar.

"Upaya pengetatan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih mengancam. Mengingat jelang Idul Fitri terjadi peningkatan aktivitas masyarakat dan menimbulkan kerumuman," kata Ganjar  usai Rapat Koordinasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan Daerah secara daring bersama sejumlah menteri, Senin (3/5/2021).

Pasar Kaget

Dia mengaku, sudah menyampaikan kepada Bupati dan Wali Kota untuk pasar kaget, pasar tradisional, mall diminta untuk dilakukan penjagaan. Penjagaan dilakukan Satpol PP bekerjasama dengan kepolisian dan TNI untuk melakukan operasi yustisia di lokasi-lokasi yang rawan terjadinya kerumuman.

"Saya minta objek wisata dan hotel dicek kembali berkait dengan penerapan protokol kesehatan. Tutup paksa jika pengelola tidak mematuhi protokol kesehatan yang berlaku," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, ia kembali menyampaikan bahwa larangan mudik harus ditaati. Sehingga ia memerintahkan ada penyekatan di sejumlah titik terutama pintu masuk di perbatasan-perbatasan.

"Karena banyak yang bocor. Dishub kita sudah komunikasi dengan provinsi lain terutama di wilayah perbatasan. Dan seluruh yang masuk ke Jateng wajib tes rapid antigen,” tandasnya.(Dik)

 

Halaman
1 2
Editor: Ade
Contributor: Andik Sismanto
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler