Curi Start Mudik Lebaran, 11 Orang Asal Sampang Madura Kena Razia di Demak Jawa Tengah

Rabu, 5 Mei 2021 09:03 WIB

Share
BERDESAKAN: Pemudik dari Tangerang terkena razia di Demak, mereka berdesakan tanpa masker di mobil picku up. Foto: Ist

DEMAK, POSKOTAJATENG.CO.ID- Masa pelarangan mudik yang ditetapkan oleh pemerintah yakni pada 6-17 Mei 2021, nampaknya disiasati masyarakat dengan mudik lebih awal.

Berbagai upaya pun dilakukan oleh masyarakat yang mencari rezeki di ibu kota, agar bisa mudik dan berkumpul bersama sanak keluarga pada saat Lebaran mendatang. Berbagai cara pun ditempuh para pemudik.

Seperti yang dilakukan oleh 11 orang dari Tangerang yang hendak pulang kampung ke Sampang Madura, Jawa Timur. Mereka nekat menggunakan armada pickup yang hanya ditutup terpal dan berdesak-desakan di dalamnya. Agar tidak kepanasan, mereka menyediakan satu kipas angin.

Namun, belum sempat sampai kampung halaman kendaraan yang mereka tumpangi terjaring razia yang digelar oleh jajaran Satlantas Polres Demak dan Dinas Perhubungan Kabupaten Demak, pada Senin (3/5/2021).

Swab Tes

Beruntungnya, karena belum memasuki waktu larangan mudik, 11 orang ini tidak diminta untuk putar balik, dan masih tetap diizinkan melanjutkan perjalanan. Namun syaratnya mereka harus menjalani swab tes dan melapor ke pihak terkait di desa mereka tinggal.

Mustofa salah satu penumpang mengaku, ia dan keluarganya nekat mudik lebaran karena tahun lalu sudah tidak mudik.

Dia mengaku, dari Tangerang tidak ada penyekatan, sehingga mereka tetap bisa melanjutkan perjalan. "Dari Tangerang mau ke Sampang Madura. Kita satu keluarga," katanya.

Kasat Lantas Polres Demak AKP Fandy Setiawan menyatakan, kendaraan pikup bernopol B 9448 WAG  yang diberhentikannya karena difungsikan sebagai sarana mengangkut orang. Padahal sesuai aturan, kendaraan pickup tersebut berfungsi sebagai sarana mengangkut barang.

Bentuk Pelanggaran

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler