Curi Start Mudik Lebaran, 3.800 Pemudik Sudah Masuk Provinsi Jawa Tengah, Ganjar: Jangan Sampai Kecolongan

Rabu, 5 Mei 2021 08:56 WIB

Share
TOL KALIKANGKUNG: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat memantau pengetatan mudik di pintu tol Kalikangkung, Semarang. Foto: Ist

SEMARANG, POSKOTAJATENG.CO.ID- Aturan larangan mudik lebaran nampaknya tidak begitu diindahkan oleh sebagian masyarakat. Tak Sedikit masyarakt yang sudah berhasil mudik, karena memilih mudik lebih awal yakni sebelum tanggal 6 Mei 2021.

Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengakui, berdasarkan data sementara sudah ada 3.800 pemudik yang masuk ke Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu Ganjar meminta seluruh petugas di pos penyekatan untuk meningkatkan antisipasi adanya pemudik yang nekat masuk ke Jateng.

"Tolong dipastikan semuanya siap. Kalau ada yang mencurigakan, langsung dibawa ke sini dan dites," kata Ganjar, pada petugas, saat melakukan pemantauan lokasi penyekatan arus mudik di Gerbang Tol Kalikangung, Kota Semarang, Selasa (4/5/2021).

Saat pemantauan, Ganjar mengecek kesiapan petugas untuk mengantisipasi adanya pemudik yang masuk ke Jawa Tengah. Sebab, pemerintah sudah mengeluarkan aturan larangan mudik pada lebaran tahun ini.

Kesiapan Petugas

Sejumlah persiapan dicek secara detail oleh Ganjar. Di antaranya kesiapan petugas, kesiapan sarana posko penyekatan dan juga posko rapid test antigen yang disiapkan untuk screening bagi para pengguna jalan.

Ganjar memprediksi, Selasa (4/5/2021) dan Rabu (5/5/2021) adalah puncak pemudik yang akan masuk ke Jateng. Untuk itu ia meminta petugas benar-benar menginstensifkan penjagaan, agar jangan sampai kecolongan.

Arah Jakarta-Semarang via tol dilakukan screening di Pejagan dan Kalikangkung. Selain itu, ada 14 jalur tikus di provinsi yang disiapkan dan juga 17 titik jalur-jalur Kabupaten/Kota. Bupati/Wali Kota diharapkan kontrolnya makin ketat dari tanggal 6-17 nanti. Ia tidak mau kasus di Kabupaten Pati, menjadi semakin luas.

"Kasus pemudik di Kabupaten Pati. Akibat satu orang yang nekat mudik dan merasa tidak apa-apa, puluhan orang dinyatakan positif Covid-19. Jadi saya minta masyarakat bersabar," katanya.

Kebaikan bersama

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler