Operasi Pekat, Polresta Surakarta Musnahkan Ribuan Liter Ciu dan Ratusan Botol Miras Berbagai Merk

Rabu, 5 Mei 2021 20:23 WIB

Share
DIMUSNAHKAN: Polresta Surakarta memusnahkan ribuan liter ciu dan ratusan botol miras di halaman Mapolresta. Foto: Ist

SOLO, POSKOTAJATENG.CO.ID - Polresta Surakarta memusnahkan ribuan liter ciu dan ratusan botol minuman keras (miras) dari berbagai merk selama operasi penyakit masyarakat (Pekat) periode bulan Januari hingga Mei 2021 dalam rangka mewujudkan “Solo Bebas Pekat'' di halaman Mapolresta Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (5/5/2021).

Dalam pemusnahan itu dipimpin Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak SIK MSi dan dihadiri WaliKota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Wakil Walikota Surakarta Drs Teguh Prakosa, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Dedy Suryadi, Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Wiyata S Aji, SEMDS, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, ribuan liter ciu dan ratusan botol miras berbagai jenis dan merek tersebut diamankan dalam operasi penyakit masyarakat dan kegiatan rutin yang ditingkatkan selama Januari hingga Mei 2021.

 

“Total ciu yang dimusnahkan 1.315,8 liter ciu dan 319 botol miras berbagai jenis dan merek. Ini merupakan penyitaan dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan menyasar penyakit masyarakat, salah satunya penjual miras di Kota Solo,” ucap Ade Safri.

Selain sasaran miras, dalam operasi penyakit masyarakat tersebut Polresta Surakarta dan jajaran juga menyasar prostitusi, judi, dan sejumlah penyakit masyarakat lain yang dinilai meresahkan warga Kota Solo.

“Kami komitmen bersama TNI dan Pemkot Surakarta untuk memberantas penyakit masyarakat di kota Solo, tidak hanya miras saja, tetapi perjudian maupun prostitusi agar tercipta suasa kondusif, aman, dan nyaman,” jelas Kapolresta Surakarta.


Solo Tanpa Pekat



Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka juga menyampaikan bahwa Pemkot  Surakarta bersama TNI/Polri komitmen menjaga warga Solo tetap nyaman dan aman tanpa penyakit masyarakat. Menurutnya, peredaran miras tiap hari terjadi di Kota Solo.

“Operasi Pekat salah satu upaya mencegah peredaran miras di Kota Solo. Sehari setelah dilantik, saya dan Pak Wakil Wali Kota langsung turun memberantas pekat di Solo. Saya terima kasih kepada Polresta Surakarta yang mendukung pemberantasan pekat. Saya yakin ini sebagian kecil, nanti segera kami kerja bareng untuk selesaikan pekat di Solo,” tegas Gibran. (Aji)

Reporter: Admin Jateng
Editor: Aji
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler