Belajar dari Kasus di India, Menaker Minta Para Pekerja tidak Mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H

Kamis, 6 Mei 2021 11:08 WIB

Share

JAKARTA, POSKOTOAJATENG.CO.ID -

Belajar dari kasus di India, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, kembali mengingatkan para pekerja agar tidak mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Menaker Ida Fauziyah meminta, setiap pekerja untuk menaati ketentuan yang diberlakukan pemerintah guna menekan angka penyebaran dan penularan Covid-19 di Indonesia.

"Mari kita banyak belajar dari kasus lonjakan Covid-19 di India dan varian barunya. Maka saya mengajak di samping 3M, juga melakukan 2M, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas dengan tidak melakukan mudik," kata Ida Fauziyah, Rabu (05/05/2021).

Menaker Ida mengatakan, peningkatan mobilitas warga selama masa mudik Lebaran 2021 bisa menyebabkan lonjakan kasus penularan Covid-19. Oleh karena itu, para pekerja/buruh menunda mudik tahun ini.

 

"Kepada semuanya, saya mengajak untuk sementara menunda dulu mudik Lebaran kali ini," tandasnya.

Menaker Ida menyadari, menunda mudik bukan hal yang mudah. Namun, dalam masa pandemi Covid-19, pilihan untuk menunda mudik harus diambil demi keselamatan dan kesehatan keluarga di kampung halaman.

Ida sendiri telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor M/7/HK.04/IV/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah bagi Pekerja/Buruh dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dalam Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Surat Edaran tersebut berisi imbauan kepada pekerja/buruh swasta dan PMI untuk tidak melakukan perjalanan mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah pada tanggal 6 Mei sampai dengan 17 Mei 2021.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler