Kembangkan Potensi Produk Lokal, Wali Kota Hendi Minta Mall dan Pusat Perbelanjaan Sediakan Ruang Khusus untuk UMKM 

Kamis, 6 Mei 2021 06:59 WIB

Share
PAMERAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengunjung pameran Semarang Local Market di MG Setos Semarang, Rabu (5/5). Foto: Ist

SEMARANG, POSKOTAJATENG.CO.ID - Semarang Lokal Market digelar di Atrium Hall MG Setos Semarang, Rabu (5/5). Dalam kegiatan yang memamerkan produk - produk dari berbagai brand lokal Kota Semarang.

Semarang Local Market diikuti sebanyak 68 tenan ekonomi kreatif, juga 26 musisi lokal untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Selain itu berbagai komunitas juga terlibat dalam penyelenggaran kegiatan, seperti komunitas penyedia second brand premium (thrifting), kuliner, hingga kerajinan tangan. Kegiatan tersebut dibuka sejak tanggal 3 Mei 2021 sampai 9 Mei 2021, mulai pukul 15.00 WIB sampai 23.00 WIB.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat meninjau pameran tersebut mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat dalam menginisiasi kegiatan tersebut. Dirinya pun berharap kegiatan semacam itu bisa semakin banyak diselenggarakan pada pusat perbelanjaan lain yang ada di Kota Semarang.

Produk Lokal

Dia mengatakan, produk-produk lokal membutuhkan ruang untuk meningkatkan potensi valuasi dari bisnis yang sedang dirintis juga dapat semakin besar.

Untuk itu Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu  meminta sejumlah pusat perbelanjaan di ibu kota Jawa Tengah untuk dapat memberi ruang yang lebih kepada para pebisnis lokal.

"Agar sektor ekonomi kreatif bisa berkembang lebih cepat, harus ada ruang yang lebih agar pasar dari produk - produk yang dihasilkan lebih terbuka lebar. Bisa dengan penyelenggaraan pameran seperti ini, atau bisa ada ruang khusus di department store yang didedikasikan untuk pengembangan brand - brand lokal dari Kota Semarang," katanya.

Menurut dia, ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang bisa diharapkan berkontribusi besar dalam membangkitkan ekonomi Kota Semarang saat ini. Dengan sentuhan - sentuhan kreatif, added value atau nilai tambah pada produk yang dihasilkan memiliki potensi yang besar untuk menggenjot laju pertumbuhan ekonomi.

"Pemerintah Kota Semarang akan membuka jalur komunikasi dan fasilitas yang diperlukan dalam pengembangan usaha lokal, baik itu dari sisi permodalan, pelatihan, pemasaran, atau bahkan juga keringanan pajak," ungkap Hendi.(Dik)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler