Cek Operasi Ketupat Candi di Pos Pam Wonogiri, Kapolda Jateng Menyampaikan Ini

Jumat, 7 Mei 2021 15:45 WIB

Share
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi saat mengecek pelaksanaan operasi Ketupat Candi di Wonogiri. Foto: Ist

WONOGIRI, POSKOTAJATENG.CO.ID  – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Wonogiri dalam rangka meninjau mengecek Operasi Ketupat Candi tahun 2021 di Pos Terpadu Nambangan, Selogiri,  Jumat  (7/5/21).


Turut mendampingi kapolda, Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing SIK MH MSi, Dandim 0728 Wonogiri Letkol Inf Imron Masyhadi, PJU polres Wonogiri , Kapospam Terpadu Nambangan AKP Edi Hanranto SIP dan  personel gabungan Pos Pam Terpadu  yang terdiri atas unsur Polri, TNI, Dinkes, Dishub, Satpol PP, serta Senkom.


Kapolda Jateng menyampaikan, bahwa kunjungan ke Kabupaten Wonogiri terkait dengan pengecekan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi tahun 2021, oleh jajaran Polres Wonogiri.
“Hari ini kita mengunjungi Pos Pam Terpadu Jembatan Timbang Nambangan, Selogiri. Kita ingin melihat pelaksanaan dan kesiapan anggota di lapangan, dalam melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat Candi tahun 2021,” katanya.

 

Selain itu, lanjut Kapolda Jateng, dia menekankan terhadap pencegahan Covid -19 di Kabupaten Wonogiri. Karena Kabupaten Wonogiri merupakan wilayah tujuan perantau, tidak memungkinan dilakukan tracing terhadap pemudik di pos penyekatan ataupun terminal.

“Kabupaten Wonogiri ini merupakan salah satu tujuan dari para perantau. Oleh karena itu harus di maksimalkan kinerja pos PPKM yang ada di desa -desa dengan melakukan pendataan terhadap pemudik yang datang di tingkat desa sampai dengan RT dan RW,” ucap Kapolda.

Selanjutnya, Kata Kapolda Jateng menambahkan, harus dilakukan prokes, apabila ditemukan adanya warga masyarakat yang positif Covid - 19, agar lakukan isolasi mandiri. Babhinkamtibmas harus punya data warga masyarakat yang pulang kampung.



“Peran aktif Babhinkamtibmas sangat penting dan harus memiliki data warga yang akan pulang kampong dan datang ke wilayahnya, untuk dilakukan tracing, tentunya ada peran aktif dari RT dan RW juga untuk memantau warganya yang melakukan mudik dan masuk kewilayahnya,” tambahnya. (Aji)

Reporter: Admin Jateng
Editor: Aji
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler