Hari Pertama Penyekatan, Sembilan Mobil Travel Dipaksa Putar Balik di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang

Jumat, 7 Mei 2021 07:20 WIB

Share
PEMERIKSAAN: Seorang petugas saat memeriksa mobil di gerbang tol Kalikangkung Semarang. Foto: Ist

SEMARANG, POSKOTAJATENG.CO.ID - Aturan larangan mudik lebaran mulai diberlakukan Kamis (6/5/2021), namun demikian, tidak sedikit masyarakat yang tetap nekat mudik dengan berbagai cara untuk sampai kampung halaman, terpaksa mereka putar arah.

Mereka nekat mudik dengan cara menumpang berbagai kendaraan agar bisa sampai ke kampung halaman dan berlebaran bersama keluarga. Salah satu moda transportasi yang dipakai untuk mudik lebaran travel plat hitam.

Namun, berkat kejelian petugas, sejumlah travel plat hitam yang mengangkut penumpang yang nekat mudik diketahui petugas. Mereka pun terpaksa harus putar arah, karena petugas secara tegas melarang pulang ke kampung halaman untuk mudik lebaran.

Seperti yang terjadi pada Kamis (6/5/2021), Polrestabes Semarang memutarbalik sembilan travel yang ketahuan membawa penumpang yang akan mudik lebaran di gerbang tol Kalikangkung, Semarang.

Persyaratan Khusus

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Sigit mengatakan, ke sembilan travel tersebut terpaksa diminta putar balik, karena seluruh penumpang tidak dilengkapi persyaratan khusus untuk melakukan perjalanan di masa pelarangan mudik.

"Sudah ada sembilan travel plat hitam yang dilakukan putar balik oleh anggota Satlantas yang bertugas di pos Kalikangkung," katanya, Kamis (6/5/2021).

Dia mengatakan, di masa pelarangan mudik lebaran, Satlantas Polrestabes Semarang melakukan penyekatan di gerbang tol Kalikangkung.

Pihaknya akan menindak tegas kepada semua kendaraan yang berplat nomor luar daerah Jateng yang akan menuju ke Jateng, dengan meminta mereka memutar balik kembali kendaraan mereka.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran ini, agar ditunda dahulu. Hal ini agar penyebaran Covid 19 dapat dicegah," ujarnya. (Dik)

Halaman
1 2
Reporter: Ade
Editor: Ade
Contributor: Andik Sismanto
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler