Pesan Ganja Kering Lewat Online, Seorang Anggota Dewan Kabupaten Grobogan Jawa Tengah Berlebaran di Sel Tahanan

Jumat, 7 Mei 2021 19:16 WIB

Share
GANJA KERING: Kapolres Grobogan AKBP Juri Leonard Siahaan saat memberikan keterangan kepada wartawan, kasus anggota dewan pesan ganja kering. Foto: F Wahyu

GROBOGAN, JATENGPOSKOTA. CO.ID- Tragis niat nasib anggota DPRD Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Kedapatan pesan ganja kering seberat 23,8 gram lewat toko online, T(33) anggota DPRD Kabupaten Grobogan harus berlebaran di sel tahanan.

Anggota dewan yang masih berusia muda tersebut ditangkap sesaat setelah menerima ganja kering yang dikirim melalui kurir jasa penitipan barang. Begitu barang dari Bandung diantar kurir jasa pengiriman, polisi menangkapnya.

Kapolres Grobogan AKBP Juri Leonard Siahaan, Jumat (7/5/2021) mengungkapkan, ganja kering dipesen untuk dikonsumsi sendiri. Pesanan ganja sampai di rumah tersangka di Desa Sulur, Kecamatan Gabus, Kabupaten Grobogan.

"Sudah dua kali pesan. Pertama pesan sekitar lima bulan lalu. Barang yang dimiliki habis, kemudian pesan lagi melalui toko online," kata Kapolres, dalam gelar kasus di Mapolres Grobogan.

Susah Tidur

Seringnya memesan ganja kering, imbuh Kapolres, dalam pengakuannya dikarenakan tersangka mengaku mengalami insomia sehingga susah tidur pada malam hari.

"Alasan isap ganja insomia. Tapi kebenaranya nanti dibuktikan oleh tim medis. Saat ini masih dalam pengembangan," tambahnya, didampingi Waka Polres Kompol Samsu Wirman.

Dalam penangkapan di rumah tersangka, polisi mengamankan barang bukti satu klip ganja kering, papper, HP yang digunakan untuk pesan ganja kering dan sejumlah uang tunai.

"Saat ini tersangka sedang dimintai keterangan lebih lanjut. Tersangka dikenakan penyalahgunaan narkotika. Apakah masuk rehap atau hukuman lain nanti kita lihat keputusan hakim nanti," tambahnya.

Sementara itu, tersangka Tri enggan memberi keterangan terkait kasus yang disangkakanya. Tersangka hanya diam saat ditanya wartawan. Leks

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler