Kendal Gunakan Aplikasi 'Srikandi' untuk Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik 

Sabtu, 8 Mei 2021 20:50 WIB

Share
Bupati Kendal Dico M Ganinduto tengah menjajal aplikasi Srikandi dan E-SIGN dalam rapat koordinasi di Salatiga. Foto: Haifanny

KENDAL, POSKOTAJATENG.CO.ID -  Pemerintah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah,  tengah mengupayakan kecepatan pelayanan dengan mengacu pada Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang menggunakan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi), 


Hal tersebut disampaikan Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, saat Rapat Koordinasi Persiapan Penerapan Aplikasi Srikandi dan E-SIGN untuk Tata Naskah Dinas Elektronik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal, di salah satu hotel di Salatiga, Sabtu (8/5/2021).


Menurut Dico, dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya diperlukan sistem pemerintahan berbasis elektronik.
"Termasuk untuk meningkatkan keterpaduan dan efisiensi sistem pemerintahan berbasis elektronik diperlukan tata kelola dan manajemen sistem pemerintahan berbasis elektronik secara nasional," ungkapnya.



Bupati Kendal menjelaskan, jika implementasi dari system berbasis elektronik dengan menggunakan Srikandi, Kabupaten Kendal adalah yang pertama atau menjadi pilot projek dalam penerapan SPBE.


“Ini adalah awal dari ikhtiar kita untuk membangun Kendal dengan menerapkan SPBE yang dalam hal ini sesuai dengan saran dari Pemerintah Pusat untuk menggunakan Srikandi, Kendal juga merupakan yang pertama atau pilot projek dari program yang digagas oleh ANRI,” jelas Dico.


Ditambahkan dia, Aplikasi Srikandi memiliki beberapa fitur utama. Pertama, fitur penciptaan arsip yang meliputi pembuatan, pengiriman, dan penerimaan naskah dinas secara elektronik antar-instansi pemerintah. 
Kedua, terdapat fitur pemeliharaan arsip untuk menjaganya agar tetap autentik, utuh, dan terpercaya. 



"Di dalam aplikasi ini juga terdapat fitur penggunaan arsip oleh yang berhak, serta fitur penyusutan arsip yang meliputi pemindahan dan pemusnahan arsip," imbuh Dico.


Sangat Membantu


Sementara terkait penggunaan Srikandi seluruhnya telah dapat diakses oleh masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kendal Wiwit Andariyono menjelaskan bahwa Kominfo akan selalu melakukan pendampingan kepada OPD terkait penggunaan aplikasi.


“Kita akan selalu melakukan pendampingan apabila memang masih ada kendala, dalam waktu dekat juga akan ada pelatihan,” ujar Wiwit.
Disisi lain menurut Kepala Dinas Kesehatan Kendal Ferinando RAD Bonay, Srikandi dinilai sangat membantu.

Halaman
1 2
Reporter: Admin Jateng
Editor: Aji
Contributor: Haifanny
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler