Satpol PP Kota Semarang Bubarkan Dua Angkringan di Jalan Pamularsih, Abaikan Peringatan PPKM Mikro

Sabtu, 8 Mei 2021 08:58 WIB

Share
MEMBUBARKAN: Satpol PP Kota Semarang bersama tim gabungan membubarkan angkringan di Jalan Pamularsih Semarang. Foto: Ist

SEMARANG, POSKOTAJATENG.CO.ID - Satpol PP Kota Semarang, Jawa Tengah, membubarkan dua PKL angkringan (warung makan tradisional) di Jalan Pamularsih, Jumat (7/5/2021) malam lantaran mengabaikan peringatan dari tim PPKM Mikro soal kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan.


Tidak hanya membubarkan dua PKL angkringan, razia yang dipimpin Kasat Pol PP Kota Semarang Fajar Purwoto ini juga menertibkan lapak judi togel di Jalan WR Supratman dan Puspogiwang Barat.


"Dua angkringan terpaksa kami bubarkan karena terjadi kerumunan yang luar biasa. Dua tempat itu sebelumnya sudah diperingatkan anggota PPKM Mikro tapi ndableg, maka kami turun tangan," ujar Fajar.



Meski dalam Perwal mengenai PPKM Mikro ada kelonggaran jam operasional, tapi menurut Fajar bukan berarti mengabaikan protokol kesehatan.


"Selama ada kelonggaran, kita razia bukan lagi pada jam operasional, tapi pada penegakkan protokol kesehatan. Kalau bandel pasti kita tindak tegas," tandas Fajar.
Maka untuk mencegah klaster baru dari PKL maupun rumah makan, mantan Kepala Dinas Perdagangan ini mengatakan akan terus melakukan razia.

"Kita akan terus melakukan pemantauan, teguran, tapi kalau tetap membandel, pasti kita tertibkan," tandasnya lagi.

 

Mengenai lapak judi, Satpol PP Kota Semarang sudah melakukan penertiban sejak awal ramadhan guna cipta kondisi dan menjaga kesucian bulan Ramadan.

"Untuk lapak judi togel sudah kita razia sejak awal puasa untuk cipta kondisi, tapi masih banyak yang membuka lapak judi di bulan Ramadhan. Maka kita lakukan penertiban dengan membongkar, menyita peralatan judi togel," terang Fajar.


Dua hal tersebut lanjut Fajar menjadi perhatian Satpol PP Kota Semarang selama Ramadan dan selama pandemi masih berlangsung. (Aji)

Reporter: Admin Jateng
Editor: Aji
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler