Polres Klaten Putar Balik 105 Kendaraan Selama Tiga Hari Operasi Ketupat Candi

Minggu, 9 Mei 2021 11:07 WIB

Share
Petugas gabungan sedang memeriksa pengemudi mobil yang memasuki wilayah Klaten. Foto: ist

KLATEN, POSKOTAJATENG.CO.ID - Polres Klaten, Jawa Tengah, bersama petugas gabungan lainnya telah memutar balik 105 kendaraan selama tiga hari ketiga pelaksanaan operasi Ketupat Candi tahun 2021.
Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu SIK MH melalui Kasubbag Humas Iptu Nahrowi SH MM mengatakan bahwa dari data yang dihimpun Posko Ops Ketupat Candi, selama tiga hari pelaksanaan penyekatan petugas gabungan telah memeriksa 704 kendaraan berbagai jenis. 


Kemudian untuk yang diputar balik sejumlah 105 kendaraan. Selain penyekatan petugas gabungan juga melakukan kegiatan tes swab antigen terhadap 83 penumpang, hasilnya semua negatif. Kegiatan lain yang telah dilakukan adalah pembagian masker, total sudah ada 800 masker yang dibagikan secara gratis.
"Sampai pukul 15.00 WIB hari Sabtu , ada 105 kendaraan yang sudah kita putar balik. Bus ada 5, kendaraan penumpang 51 dan 49 kendaraan pribadi,'' ujarnya, Sabtu (8/5/21).


Iptu Nahrowi SH MM menjelaskan bahwa kegiatan penyekatan dilakukan petugas gabungan di tiga  titik pospam ditambah patroli mobile oleh jajaran Polsek dan Koramil di jalur-jalur alternatif. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi para pemudik yang mencoba mengelabui petugas dengan memanfaatkan jalur yang tidak ada pos penyekatan.



"Penyekatan akan terus kami lakukan di tiga pos yang kami miliki, waktunya berubah-ubah agar tidak terdeteksi dan mudah ditebak. Selain itu kami juga memaksimalkan patroli Polsek bersama Koramil untuk melakukan hal serupa. Semua jalur kami perketat,'' tambahnya.


 Nahrowi kemudian berpesan kepada masyarakat untuk mentaati aturan pemerintah terkait larangan mudik. Masyarakat diimbau merayakan hari raya Idul Fitri di rumah masing-masing dan bersilaturahmi secara daring.



"Aturan pemerintah ini tentunya bertujuan baik. Jangan sampai ada peningkatan penyebaran covid-19 saat merayakan Idul Fitri. Untuk itu mari kita taati. Silakan merayakan Idul Fitri, tapi tidak perlu mudik. Hubungi keluarga lewat video call, atau fitur-fitur komunikasi digital lainnya,'' pungkasnya. (Aji)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler