Tren Angka Covid-19 di Kendal Cenderung Menurun, DKK Antisipasi Pemudik 

Minggu, 9 Mei 2021 10:32 WIB

Share
Kepala DKK Kendal, Ferinando Rad Bonay. Foto: Haifanny

KENDAL, POSKOTAJATENG.CO.ID - Angka penderita Covid-19 di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, sejak pertengahan Ramadhan hingga kini menunjukkan tren menurun. Meskipun demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kendal antisipasi kedatangan warga yang mudik dengan alat tes.
Hal tersebut disampaikan, Kepala Dinas Kesehatan Ferinando Rad Bonay, saat ditemui Sabtu (8/5/2021).

Dijelaskan dia, sebelum memasuki Ramadan penyebaran Covid-19 per hari rata-rata ada 9 orang. Namun tiba-tiba pada awal Ramadan naik menjadi 11 orang per hari. 

"Petugas pun kembali melakukan pengetatan, baik razia masker maupun pengetatan terhadap warga hendak mudik. Tapi mulai pertengahan Ramadan, penyebarannya sudah turun lagi. Saat ini rata-rata per hari hanya 10 orang saja,” jelas Ferinando.

 

Ia pun menambahkan untuk mengantisipasi warga yang mudik, pihaknya sudah memberikan 50 alat bantu rapid test antigen pada masing-masing puskesmas agar bisa difungsikan untuk screening Covid-19. 
Berkaitan hal tersebut, Ferinando meminta kepada Satgas di tingkat PPKM Mikro, wajib melaporkan warga yang baru mudik untuk dilakukan pemeriksaan tes swan antigen. 


“Untuk sementara baru Kecamatan Pageruyung yang sudah melaporkan, ada 49 warga yang mudik dan sudah dilakukan tes swab antigen, sehingga minta tambahan alat bantu rapid test antigen. Untuk hasil tes swabnya negatif semua,” ungkap Kadinkes Kendal.

Pengetatan


Sementara itu, Sekda Kendal, Moh Toha mengatakan, dalam pencegahan Covid-19, Pemkab Kendal selalu menindaklanjuti Surat Edaran dari pemerintah pusat maupun provinsi. 

Misalnya terkait larangan mudik pada Lebaran tahun ini, Pemkab Kendal melakukan pengetatan terhadap siapa saja yang masuk ke wilayah Kendal.

 

Halaman
1 2
Reporter: Admin Jateng
Editor: Aji
Contributor: Haifanny
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler