Ini Alasan Mengapa Umi Pipik Tak Bocorkan Identitas Dua Istri Almarhum Uje 

Senin, 10 Mei 2021 15:32 WIB

Share
Umi Pipik. Foto: dtc

JAKARTA, POSKOTAJATENG.CO.ID - Pengakuan Pipik Dian Irawati atau yang akrab disapa Umi Pipik soal poligami yang dilakukan almarhum ustaz Jefri Al-Buchori (Uje) makin heboh dan menggelinding bak  bola salju. Banyak yang mulai kepo, siapakah dua istri Uje selain Umi Pipik?

Namun, Umi Pipik keukeuh tak ingin membocorkan identitas dua istri almarhum Uje yang lain, selain dirinya. "Nggak perlu tahulah itu siapa (dua istri Uje lainnya)," kata Umi Pipik ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, seperti dikutip detik.com, Senin (10/5/2021).

Umi Pipik mengaku sudah bertemu dan mengenal langsung istri kedua Uje. Namun, untuk istri ketiga mendiang suami, Umi Pipik tak mau membicarakannya karena adalah seorang public figure.



"Oh iya kalau yang di Jawa ketemu langsung sama saya. Makanya kenapa saya kepikiran anaknya itu karena beliau bilang anaknya itu masih 3 tahun. Sebelum Ramadhan saya tuh dimimpikan, saya ditarik-tarik sama anak kecil. Di situ saya kepikiran terus (anak Uje dari istri kedua)," katanya lagi.


Membuka cerita dipoligami oleh Uje, dikatakan perempuan asal Kota Semarang, Jawa Tengah itu bukanlah aib. Poligami ditegaskan Umi Pipik adalah salah satu syariat Islam.
"Poligami ini kan hukum ya, hukum Allah ya, ada di syariat Islam. Kalau saya menentang, ya saya menentang hukum Allah dong, kan ada hukum poligami itu. Dan bukan hanya dilakukan oleh ustaz saja mungkin. Kembali lagi ke masing-masing diri kita," jelas Umi Pipik.


Bukan Aib
Umi Pipik menegaskan, apa yang disampaikan bukan membuka aib, karena  poligami itu  bukanlah sebuah  aib yang harus ditutupi . ''Kenapa selama 13 tahun (tidak pernah diceritakan) saya lebih menjaga. Karena saat itu saya hanya kepingin beliau hanya dakwah," imbuhnya.
Saat ini Umi Pipik lebih ingin mencari anak dari istri kedua mendiang Uje. Ibu Abidzar Al Ghifari itu tak ingin berlaku zalim dan ingin mengetahui nasib dan kondisi anak tersebut.



"Yang penting di sini tujuan saya baik. Saya bilang ke anak-anak, 'Kita cari yuk,' karena bagaimanapun satu darah. Saya nggak mau anak itu di luar sana terlantar kita yang zalim. Tujuannya itu," ucap Umi Pipik soal niatannya.


"Nah saya hanya ingin mencari. Kalau memang di sana terlantar kita juga yang dosa. Karena bagaimanapun kan kita satu darah. Niat baiknya saja sama orang-orang bantu cari," imbuhnya. (Aji/Dtc)
 

Reporter: Admin Jateng
Editor: Aji
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler