8.300 ASN di Kabupaten Jepara Setiap Bulan Gajinya Dipotong untuk Bayar Zakat

Selasa, 11 Mei 2021 10:12 WIB

Share
ZIS RAMADAN: Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko SSos MM MH saat menyerahkan ZIS Ramadan disaksikan oleh Bupati Jepara Dian Kristiandi. Foto: Hadi P

JEPARA, JATENGPOSKOTA.CO.ID -Sebanyak kurang lebih 8.300 aparatur sipil negara (ASN) di Jepara yang beragama Islam, secara rutin menyerahkan  zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas Kabupaten Jepara.

Pengumpulan dana ZIS ASN ini biasanya dipotong melalui gaji pegawai negeri  setiap bulan. Disamping itu juga ada penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) rutin dilakukan setiap tahun pada bulan Ramadan dari ASN. Juga ZIS yang dilakukan secara pribadi oleh ASN dilingkungannya masing-masing.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko pada acara Penyaluran Zakat Fitrah, Infak, dan Sedekah Korpri Kabupaten Jepara.

Acara yang berlangsung di Gedung Shima Jepara, Senin (10/5/2021), dihadiri Ketua Dewan Penasehat  Korpri Kabupaten Jepara Dian Kristiandi  dan Wakil Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara, Kusdiyanto serta pengurus Korpri Kabupaten Jepara.

Anggota Korpri

Menurut Edy Sujatmiko, seperti dilansir suarabaru.id pada penghimpunan ZIS Ramadan tahun ini, terkumpul Rp 42,8 juta dari anggota Korpri Kabupaten Jepara. Jumlah itu lalu ditambah dana yang dikeluarkan dari kas Korpri sebanyak Rp10 juta.

“Dana tersebut kami salurkan dalam bentuk zakat fitrah, yaitu beras sebanyak 240 paket masing-masing 2,5 kilogram. Ini kami salurkan lewat Baznas Kabupaten Jepara,” katanya.

Sedangkan penyaluran dalam bentuk sedekah sebanyak 611 amplop masing-masing Rp 75 ribu, disalurkan melalui unit Korpri perangkat daerah. “Untuk diberikan kepada karyawan yang berhak menerima seperti THL (tenaga harian lepas). ”  Namun tidak semua THL bisa menerima karena jumlahnya jauh lebih banyak,” ujar Edy. ADE

 

 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler