Jelang Lebaran Warga Serbu Pasar Kembang di Weleri, Ada yang  Abaikan Prokes

Rabu, 12 Mei 2021 13:08 WIB

Share
Warga memadati Pasar Kembang di Weleri jelang Lebaran. Foto: Haifanny

KENDAL, POSKOTAJATENG.CO.ID - Menjelang Idul Fitri 2021, warga Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mulai menyerbu pasar dadakan yang menjual aneka bunga, atau yang lebih banyak dikenal Pasar Kembang, di depan Pasar Weleri. Rabu (12/5/2021). Namun diantara mereka, ada yang mengabaikan protokol kesekatan (prokes).

Warga dan pedagang yang berdatangan dari berbagai daerah di wilayah Kendal dan sekitarnya kedapatan tidak menjalankan protokol kesehatan (prokes) dengan tidak menggunakan masker dan menjaga jarak.

Warga terpantau berkerumun baik di halaman pasar maupun di luar pasar, tanpa menjalankan prokes yang ketat.

 

Meski demikian sangat disayangkan, tidak nampak satupun petugas, maupun Satgas Covid-19 yang berada di lokasi dan memperingatkan warga.

Seperti pengakuan salah seorang pedagang kembang, Arofiah yang mengaku datang dari Bandungan. Menurutnya, karena kebutuhan dirinya tidak khawatir akan virus Corona.

"Setiap tahun menjelang lebaran, memang saya berjualan kembang di pasar Weleri ini. Tujuan kami cari nafkah saja. Kalau mikir corona, kami bisa tidak makan," ujar pedagang yang menggelar dagangan bunganya di halaman Pasar Weleri.

Dikatakan, bunga atau kembang yang banyak dijual dan laku adalah sedap malam, krisan dan mawar. Selain itu, pembeli juga suka mencari yang sudah rangkaian dari beberapa bunga.

"Untuk sedap malam harga seikat Rp 25.000 - Rp 30.000 / batang. Sedangkan Krisan Rp 30.000/batang dan mawar Rp 15.000. Kalau semua dirangkai harganya mencapai Rp 50.000 - Rp 125.000 tergantung sedikit banyak bunganya," ungkapnya.

 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler