Korban Ledakan Petasan Maut di Kebumen Bertambah Jadi Empat Orang, Diduga Akibat Rokok

Kamis, 13 Mei 2021 14:18 WIB

Share
TKP: TKP Petasan maut di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen (Foto: dok. Polres Kebumen)

KEBUMEN, JATENGPOSKOTA.CO.ID- Korban tewas akibat ledakan petasan di Kebumen bertambah satu orang. Dengan demikian, korban tewas akibat ledakan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kebumen, Jawa Tengah bertambah menjadi empat orang.

"Jadi total korban yang meninggal ada empat orang dan sudah dimakamkan semua. Korban tewas atas nama Sugiyanto. Korban meninggal hari ini bertambah satu lagi," kata Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman saat dihubungi, Kamis (13/5/2021).

Hingga saat ini, petugas belum menetapkan tersangka. "Telah dilaksanakan olah TKP oleh tim labfor Polda Jateng didampingi tim inafis. Masih dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, kami belum menetapkan tersangka," terangnya.

Polisi mengimbau agar masyarakat tidak bermain petasan karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain. Selain itu, ledakan petasan menyebabkan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat. "Imbauan kepada masyarakat untuk tidak bermain petasan karena sangat berbahaya," pesan Tugiman.

Perawatan Medis

Sementara itu, hingga kini masih ada dua korban yang masih dirawat di RS Prembun dan RSDS Kebumen. Kemudian dua korban lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit setelah mendapatkan perawatan medis.

Sebelumnya diberitakan, ledakan petasan di Kebumen itu terjadi Rabu (12/5/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Kala itu ada tujuh orang yang tengah meracik petasan di rumah milik Untung.

Semula peristiwa itu menewaskan tiga orang yakni Muhammad Taufik Hidayat (27), Rizky Efendi (21), dan Rio Dwi Pangestu (22). Sementara sisanya luka-luka. Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama menyebut ledakan itu diduga dipicu karena salah seorang korban meracik mercon sambil merokok.

Ratusan Gulungan

Para korban ini meracik petasan di rumah Untung mulai pukul 16.00 WIB. Ada ratusan mercon yang sedang diracik para korban. "Jumlah mercon yang akan diisi sebanyak lebih kurang 400 gulungan," terangnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler