Tinjau Lokasi Ledakan Petasan yang Tewaskan Empat Orang di Kebumen, Kapolda Jateng: Semoga Ini Kejadian Terakhir

Jumat, 14 Mei 2021 12:27 WIB

Share
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama PJU Polda Jateng meninjau lokasi ledakan petasan di Kebumen. Foto-foto: Ist

KEBUMEN, POSKOTAJATENG.CO.ID  – Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi bersama dengan Pejabat Utama Polda Jateng, meninjau lokasi terjadinya ledakan bahan petasan di Desa Ngabean, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jumat pagi (14/5/21), yang mengakibatkan empat orang korban meninggal dunia. Kapolda berharap ini kejadian terakhir, dan masyarakat tak lagi berurusan dengan petasan.
Dalam konferensi pers yang digelar di Polres Kebumen,

Ahmad Luthfi mengatakan, bahwa peristiwa tersebut terjadi saat sekelompok pemuda yang menjadi korban, sedang membuat petasan dengan memasukkan serbuk petasan ke dalam selongsong yang terbuat dari kertas di teras rumah Untung yang juga orangtua korban Muhammad Taufik Hidayat. 


Lanjut Kapolda Jateng, hal ini diduga pada saat proses pembuatan petasan, ada percikan api yang mengenai serbuk petasan yang jumlahnya kurang lebih 3 kilogram, yang kemudian memicu ledakan besar. Selain menimbulkan korban jiwa dan luka, ledakan juga mengakibatkan rumah bagian depan rusak berat.



“Dari keterangan saksi, bubuk petasan dibeli secara online oleh korban Taufik seberat kurang lebih 5 kg dan sebagian sudah digunakan untuk membuat petasan, sehingga tersisa kurang lebih 3 kilogram,” terangnya.


Menyayangkan


Namun sampai saat ini, kata Luthfi, Penyidik Polres Kebumen belum menetapkan adanya tersangka dalam peristiwa tersebut. Kepolisian sangat menyayangkan terjadinya peristiwa yang menyedihkan tersebut. 
“Sebenarnya berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak Kepolisian untuk mencegah terjadinya peristiwa yang berpotensi mengganggu ketentraman dan keselamatan masyarakat sebelum, selama dan setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri,” jelas Kapolda Jateng.

 

“Operasi Kepolisian yang dikemas dalam bentuk Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (KKYD) meliputi kegiatan penyuluhan, pembinaan dan penindakan dengan sasaran petasan dan minuman keras serta penyakit masyarakat lainnya,” tambahnya.

Kapolda Jateng juga menambahkan, selama pelaksanaan KKYD, Polres Kebumen tercatat telah berhasil mengamankan 331 botol minuman keras dari berbagai merk, 269 botol ramuan oplosan dan 1 jerigen ciu. 
Selain itu 88,4 kg obat / serbuk petasan, 307 kg serbuk belerang, 2.500 petasan rawit, 112 petasan ukuran sedang, 12 renteng petasan merk Leo, 5 pack petasan rawit, 56 lembar dan 1 ikat kertas sumbu petasan, 3 kaleng serbuk aluminium dan 3 buah ember sebagai alat peramu.



Adapun barang bukti, kata Kapolda jateng lagi, berupa minuman keras dan petasan telah dimusnahkan dan dilakukan Disposal oleh Tim Gegana Brimob bersamaan dengan dimulainya Operasi Ketupat Candi 2021.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler