Telan Anggaran Rp1 Triliun, SPAM Semarang Barat Bisa Layani Puluhan Ribu Warga Kota Semarang

Senin, 24 Mei 2021 05:42 WIB

Share
PENINJAUAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi melakukan peninjauan di SPAM Semarang Barat, Minggu (23/5/2021). Foto: Dok

SEMARANG, POSKOTAJATENG.CO.ID - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat dapat meningkatkan kualitas layanan penyediaan air bersih bagi warga Kota Semarang.

Hal itu disampaikan Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu saat melakukan kunjungan ke SPAM Semarang Barat, Minggu (23/5/2021). Dalam kunjungan tersebut Hendi juga melakukan tasyakuran yang dilakukan PDAM Kota Semarang.

Hendi mengakatan, Proyek SPAM Semarang Barat cukup prestisius karena menghabiskan anggaran sebesar Rp1 Triliun dan sudah dimulai dirintis sejak tahun 2015 lalu.

"Meski proyek pengolahan air bersih tersebut menelan anggaran cukup besar, namun tidak membebani anggaran pemerintah. Hal itu karena, proyek tersebut dibiayai dengan skema konsorsium atau KPBU antara PT Air Semarang Barat (ASB) dengan PT MOYA dan PT Medco sebagai mitra swasta," katanya.

Air Bersih

Hendi menambahkan, dengan beroprasinya SPAM Semarang Barat, digadang-gadangakan berdampak pada terpenuhinya kebutuhan air bersih untuk sekitar 60.000 keluarga di Kota Semarang.

"Atas nama pemerintah kota dan masyarakat Semarang, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang Alhamdulillah telah mewujudkan cita-cita yang telah dirintis dari tahun 2015, yaitu suplai air bersih dengan skema KPBU," ujarnya.

Tak lupa Hendi juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi, Kementerian Keuangan, Kementerian PUPR, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang dalam hal ini PDAM.

"Kami berharapa  dengan beroprasinya SPAM Semarang Barat, dapat meningkatkan cakupan layanan air bersih Kota Semarang dari 60 persen menjadi 80 persen," imbuhnya.

Semarang Hebat

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler