Terima Penghargaan dari TRC PPA Indonesia, Polres Purbalingga Termotivasi untuk Lebih Profesional

Kamis, 27 Mei 2021 16:09 WIB

Share
Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto saat menerima penghargaan dari Koordinator Nasional TRC PPA, Jeny Claudya Lumowa. Foto: ist

PURBALINGGA, POSKOTAJATENG.CO.ID -  Polres Purbalingga termovitasi untuk bekerja lebih profesional usai menerima penghargaan dari Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Indonesia. Penghargaan diserahkan kepada Kapolres Purbalingga dan sejumlah personel di Aula Loka Anindhita, Mapolres Purbalingga, Jawa Tengah, Kamis (27/5/2021).


Kapolres Purbalingga AKBP Fannky Ani Sugiharto mengatakan puji syukur atas kedatangan tim dari TRC PPA. ''Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan terhadap kami, terkait penanganan kasus masalah perempuan dan anak di Purbalingga,'' kata kapolres.


Disampaikan bahwa terkait permasalahan perempuan dan anak harus ada penanganan khusus. Hal tersebut agar tidak menimbulkan gangguan psikologis bagi korban itu sendiri, bagi tersangka, keluarga maupun masyarakat.



"Masalah perempuan dan anak memang unik. Tidak serta merta penanganan permasalahan ini harus menggunakan hukum nasional. Perlu ada pertimbangkan khusus mengingat efek psikologis yang ditimbulkan sangat besar," ucapnya.


Kapolres menambahkan adanya tim TRC PPA ini, kiranya dapat memberikan masukan dan saran terhadap penanganan kasus perempuan dan anak. ''Sehingga kedepannya kami bisa lebih profesional tidak hanya dalam penindakan hukum namun juga penanganan psikologis bagi korban,'' tambahnya.

 

"Kami mengucapkan terima kasih, semoga penghargaan ini memacu kami untuk berbuat lebih baik lagi dalam penanganan permasalahan terkait perempuan dan anak," ucapnya.


Kebupaten Ke-33


Koordinator Nasional TRC PPA, Jeny Claudya Lumowa mengatakan kita bangga dan mengapresiasi kinerja kepolisian dalam penanganan kasus terkait perlindungan perempuan dan anak. Ini merupakan kabupaten ke- 33 yang dikunjungi dalam road show TRC PPA.


"Sebenarnya piagam ini hanya secarik kertas namun ini bentuk penghargaan untuk para polisi agar semakin semangat dan berdedikasi terhadap perlindungan perempuan dan anak Indonesia," ucapnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler