Lepas 1.152 Mahasiswa Unika, Wali Kota Semarang Hendi Minta Lakukan Pendampingan UMKM

Sabtu, 29 Mei 2021 05:10 WIB

Share
VIRTUAL: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melepas mahasiswa UNIKA yang akan melaksanakan KKN Pengabdian Masyarakat yang Adaptif Menghadapi Pandemi Covid 19 secara Virtual. Foto: Ist

SEMARANG, POSKOTAJATENG.CO.ID - Sebanyak 1.152 mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Soegajipranta diterjunkan ke masyarakat di Kota Semarang dalam program Pengabdian Masyarakat yang Adaptif Menghadapi Covid-19, atau yang disingkat menjadi Pandemika.

Pelepasan dilakukan pada Selasa (25/5/2021) lalu, oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, bersama dengan Rektor Unika Ridwan Sanjaya. Pelepasan para mahasiswa-mahasiswi Unika dalam program Pandemika tersebut dilakukan secara virtual.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berharap, 1.152 mahasiswa yang terjun ke masyarakat dalam program Pandemika tersebut mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Untuk itu Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu berharap, para mahasiswa turut serta melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM di Kota Semarang. "Arah kebijakan Pemerintah kota Semarang di tahun 2021 difokuskan pada penanganan Covid dan menumbuhkan sektor ekonomi," katanya, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (27/5/2021).

Penanganan Covid

Di tahun 2021 ini kebijakan Pemerintah kota Semarang yang pertama dan mutlak dilakukan adalah penanganan Covid. Vaksin harus bisa tuntas di akhir tahun ini. Kebijakan yang kedua yaitu bagaimana kemudian pertumbuhan ekonomi bisa menjadi lebih baik dengan fokus pada UMKM.

Pemerintah Kota Semarang kata Hendi, terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong pertumbuhan UMKM sebagai pelaku ekonomi dengan jumlah terbesar.

Misalnya pelatihan packaging untuk 1000 UMKM, menggratiskan perijinan untuk 1000 UMKM, memfasilitasi pendaftaran HAKI untuk 1000 UMKM, dan pemberian kredit Wibawa.

Kreatif Adaptif

"Jadi mulai hari ini, para mahasiswa kita ajak untuk bersama-sama membuka ruang-ruang sukses dengan cara ikhlas memberikan sesuatu kepada masyarakat. Di Kota Semarang yang mayoritas pelaku ekonominya UMKM contohnya, mahasiswa dapat ikut memberikan pendampingan sesuai dengan disiplin ilmu yang dikuasai adik-adik," pesan Hendi.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler