Kendal Gelar Musrenbang RPJMD, Tahun 2022 Prioritaskan Recovery dengan Andalkan Potensi Daerah  

Selasa, 1 Juni 2021 10:05 WIB

Share
Pemkab Kendal gelar Musrenbang RPJMD tahun 2021-2026 di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Kendal. Foto: Haifanny

KENDAL, POSKOTAJATENG.CO.ID - Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, mengusung lima kebijakan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026 digelar di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Senin (31/5/2021), Kendal. Salah satunya yaitu pada tahun 2022  memprioritaskan recovery atau pemulihan ekonomi berbasis pengembangan potensi unggulan daerah dan sumber daya alam. 


Adapun visi pembangunan Kendal lima tahun ke depan adalah “Kendal Andal, Unggul, Makmur dan Berkeadilan”.


Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal pada tahun 2020 mengalami perlambatan akibat dari perlambatan ekonomi Indonesia yang sedang dialami. Kabupaten Kendal sendiri mencapai -1,53 persen, angka kemiskinan berada di 9,99 persen dan  pengangguran 7, 56 persen.




Berdasarkan dari persentase yang dialami Kabupaten Kendal, diperlukan adanya arah pembangunan yang dapat memulihkan pertumbuhan ekonimi secara bertahap.


Bupati Kendal Dico M Ganinduto menyampaikan, dalam jangka waktu yang ada, pelaksanaan visi dan misi akan dilakukan dalam lima arah kebijakan pembangunan. 
"Di tahun 2022 kita mengusung tema Kendal Recovery, kemudian di tahun 2023 dengan tema Kendal Competitive, di tahun 2024 Kendal Smart City, dan di tahun 2025 Kendal Inclusive, serta di tahun 2026 Kendal Sustainable,” paparnya.

Pemulihan  Ekonomi 



Lima Kebijakan yang diutarakan oleh Dico, yakni pada tahun 2022 akan memprioritaskan pemulihan ekonomi berbasis pemengembangan potensi unggulan daerah dan sumber daya alam. 
"Kemudian pada tahun 2023, Pemkab Kendal akan memprioritaskan optimalisasi Sumber Daya Manusia (SDM)," ujarnya.


Lebih lanjut pada tahun 2024 prioritas pembangunan pada perwujudan tata kelola Pemerintah yang efektif, efisien, bersih, transparan dan akuntabel sesuai dengan konsep Kendal Smart City. 
Kemudian di tahun 2025 akan fokus pada pembangunan daerah dan ekonomi yang merata dengan peningkatan kualitas infrastruktur.



"Sedangkan di penghujung tahun 2026, kami akan berfokus pada pembangunan peningkatan ketahanan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan," pungkas Dico.
Pelaksanaan Musrenbang yang digelar menerapkan protokol kesehatan, peserta utama yang hadir dibatasi sedangkan peserta lain mengikuti secara virtual. (Haif)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler