Wali Kota Magelang Dokter Aziz Ingatkan Pejabat Dilingkungannya untuk Tidak Berorientasi Kekayaan

Jumat, 4 Juni 2021 05:10 WIB

Share
PELANTIKAN: Walikota Magelang, lantik Direktur dan Pengawas PDAM. Foto: Harsono

MAGELANG, POSKOTAJATENG.CO.ID- Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz melantik Direktur Perusahaan Umum Air Minum Kota Magelang Bambang Pulunggono di Pendopo Pengabdian, kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Kamis (3/6/2021).

Bambang Pulunggono, asal Kabupaten Grobogan, itu dilantik setelah lolos mengikuti serangkaian selekssi yang diadakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang. Bambang berhasil menyisihkan para kandidat pada tahap wawancara dan test kepatutan.

Pelantikan Mantan Direktur PDAM Kabupaten Grobogan sesuai Surat Keputusan (SK) Wali Kota Magelang nomor 539/231/112 tahun 2021 tentang Pengangkatan Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Magelang.

Selain direktur, Dokter Aziz - panggilan dr Muchamad Nur Aziz- juga melantik Ketua dan Anggota Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Magelang, berdasarkan SK Wali Kota nomor 539/232/112 tahun 2021 tentang Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Magelang.

Pemimpin Berat

Keduanya adalah Taufiq Nurbakin (Ketua), yang juga Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Magelang, dan Joko Prasetyo (Anggota), mantan anggota DPRD Kota Magelang dan Wakil Wali Kota Magelang periode 2010-2015.

Dokter Aziz mengatakan, menjadi pemimpin semua lembaga itu memang berat, antara tanggung jawab yang dikerjakan tidak sama seperti di swasta. Maka ia berpesan agar para pejabat tidak berorientasi pada kekayaan.

"Jadi pejabat jangan berpikir jadi kaya. Jadi Wali Kota pun tidak bisa. Untuk direktur dan dewan pengawas yang penting jujur, kalau jujur itu enak, hatinya tidak gelisah," ungkap Dokter Aziz.

Dokter Aziz yakin pejabat yang dilantik mampu bekerja dengan baik. Apalagi Perusahaan Umum Air Minum adalah perusahaan yang strategis. Maka perlu memberikan pelayanan yang  profesional dan akan selalu dinilai masyarakat. "Citra baik pemerintah, salah satunya bergantung pada kualitas pelayanan penyediaan air bersih," tuturnya.

Tingkat Kebocoran

Halaman
1 2
Editor: Ade
Contributor: Yohanes Bagyo Harsono
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler