Kapolda Jateng dan Pangdam IV/Diponegoro Terapkan Manajemen Kontingensi di Kudus

Senin, 7 Juni 2021 19:57 WIB

Share
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto saat memberikan arahan di Asrama Haji Donohudan Boyolali. Foto: Ist

BOYOLALI, POSKOTAJATENG.CO.ID  - Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi bersama Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen TNI Rudianto telah melakukan pendampingan di Kabupaten Kudus dalam rangka meredam lonjakan kasus Covid-19. Langkah yang dilakukannya  adalah menerapkan manajemen kontingensi atau manajemen situasional.
Hal itu  disampaikannya di Asrama Haji Donohudan Boyolali, pada Senin (7/6/2021).


Yang pertama yaitu dengan menyiapkan enam mobil water canon Brimob yang diawaki oleh TNI/Polri melakukan penyemprotan disinfektan selama tiga kali sehari secara masif di beberapa titik di Kota Kudus untuk mencegah adanya virus Covid-19 yang menempel di tempat atau benda-benda di ruang publik.
Yang kedua, TNI-Polri telah melakukan upaya preventif dengan mengerahkan seluruh mobil penerangan berkeliling melakukan imbauan, ajakan terhadap prokes.



Yang ketiga, Kapolda Jateng dan Pangdam juga telah mengirimkan Kesdam maupun dokkes Polri dalam rangka mempercepat penanganan swab antigen dan upaya tracing dan tracking Covid-19 di wilayah Kudus sehingga kecamatan yang terpapar akan cepat dipetakan.


Pangdam IV / Diponegoro mengimbau pada Pemerintah daerah eks-Karesidenan Kudus untuk menutup seluruh kegiatan-kegiatan yang memobilisasi orang seperti tempat-tempat wisata, 
"Pada masyarakat dan pemerintah daerah mohon kiranya acara hajatan untuk tidak memobilisasi orang, jadi secukupnya saja tidak perlu kita pesta besar-besaran," pesan Pangdam.



Seluruh tenaga kesehatan, aparat TNI-Polri, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat telah melakukan upaya terbaik dan bekerja secara maksimal namun hal tersebut tidak akan bisa berjalan dan sukses tanpa ada peran serta tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat itu sendiri.
"Untuk itu kepada tokoh untuk mengedukasi dan mengimbau pada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,'' tegasnya. (Aji)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler