Pemerintah Batalkan Pemberangkatan Haji, Calon Jamaah dari Kendal Tak Ada yang Undur Diri 

Kamis, 10 Juni 2021 20:40 WIB

Share
Suasana di kantor kementerian agama Kabupaten Kendal tetap ada aktivitas. Foto: Haifanny

KENDAL, POSKOTAJATENG.CO.ID  - Sebanyak 987 calon jamaah haji asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, tak ada yang mengundurkan diri meskipun Pemerintah Indonesia membatalkan pemberangkatan jamaah haji dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 ini. Dari jumlah tersebut, sembilan orang melakukan penundaan sedangkan tiga lainnya hanya mengambil uang pelunasan, Kamis (10/6/2021).


Pemerintah Indonesia membatalkan pemberangkatan jamaah haji dalam penyelenggaraan ibadah haji 2021.  Hal ini diatur dalam Keputusan Menteri Agama RI Nomor 660 Tahun 2021, tanggal 3 Juni 2021.


Penundaan pemberangkatan 987 calon jamaah haji ini, terjadi sebanyak dua kali. Pasalnya, pada tahun lalu, pemerintah sudah membatalkan.
Para calon jamaah haji berharap di tahun 2021 bisa berangkat, namun lagi-lagi mereka harus merasakan kekecewaan, karena Pemerintah membatalkan keberangkatannya.



Alasannya, terkait kesehatan, padahal pemerintah Arab Saudi belum memutuskan.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama Kabupaten Kendal, Nur Qoidah mengatakan, dari 11 negara, sembilan diantaranya tidak diizinkan masuk ke Arab Saudi, salah satunya Indonesia.
Dirinya membenarkan, sesuai data ada mestinya ada  987 calon jamaah haji yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.


"Dari jumlah tersebut, sembilan diantaranya minta ditunda, dengan alasan sakit dan masih berada di luar negeri," ujarnya. 
Selain itu, lanjut Qoidah, ada juga tiga orang yang mengambil uang pelunasan haji, karena kebutuhan mendesak.
 "Namun yang diambil bukan uang setoran awal yang Rp 25 juta, melainkan pelunasannya saya. Ya karena mereka butuh," jelasnya.



Nur Qoidah menambahkan, para calon jamaah haji Kendal tidak perlu merasa khawatir masalah uang yang sudah disetorkan dan dijamin aman.
"Bahkan di Kendal tidak ada calon jamaah haji yang mengundurkan diri atau membatalkan dengan menarik seluruh uang yang sudah disetorkan," imbuhnya.


Untuk antrian haji di Kabupaten Kendal, sampai hari ini daftar tunggu mencapai 30 tahun. "Jadi, bagi yang mendaftar haji pada bulan ini, Insya Allah yang bersangkutan, akan berangkat di tahun 2050 nanti," pungkas Nur Qoidah. (Haif)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler