Santri Gayeng Nusantara di Pemalang Siap Berkontribusi untuk Kemajuan Pembangunan

Kamis, 10 Juni 2021 11:18 WIB

Share
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat menyaksikan kegiatan Santri Gayeng Nusantara Pemalang berdonor darah. Foto: ist

PEMALANG, POSKOTAJATENG.CO.ID – Keterlibatan organisasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan pembangunan, sangat diperlukan. Salah satunya Santri Gayeng Nusantara (SGN) yang siap bersinergi dengan pemerintah untuk berkontribusi positif, dalam pembangunan bangsa dan kemaslahatan masyarakat Indonesia.


Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, usai mengukuhkan dan melantik Pengurus Santri Gayeng Nusantara Kabupaten Pemalang periode 2021-2026, di Pendapa Kabupaten Pemalang, Rabu (10/6/2021). Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Pemalang Mukti Agung Wibowo dan perwakilan pengurus SGN Pemalang.


Gus Yasin, sapaan wagub, yang juga sebagai Panglima SGN menjelaskan, banyak program dari SGN yang bisa disinergikan dengan pemerintah untuk kemajuan pembangunan bangsa.



Pengurus SGN yang tersebar di 35 kabupaten/kota akan selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat mengenai berbagai hal yang bisa dikerjasamakan, baik bidang sosial, ekonomi, keagamaan, kesehatan, dan sebagainya.


Dia menyebutkan, untuk program bidang sosial, keagaaman, dan ekonomi, SGN mengajak para ulama berdakwah, merangkul Ansor, serta lembaga-lembaga Nahdlatul Ulama untuk mengangkat produk-produk UMKM pesantren maupun alumnus pesantren. Sehingga masyarakat umum dapat mengetahui berbagai potensi usaha berbasis pesantren yang dapat dikembangkan bersama.



Sedangkan bidang kesehatan, lanjut Gus Yasin, SGN telah melakukan berbagai aksi sosial untuk kepentingan umum. Di antaranya aksi donor darah bersama Palang Merah Indonesia (PMI), membantu korban bencana alam, dan kegiatan sosial kesehatan lainnya. Termasuk mendorong para penyintas Covid-19 mendonorkan plasma konvalesen sebagai upaya mempercepat kesembuhan pasien Covid-19.


“Santri Gayeng Nusantara adalah organisasi sosial bukan politik. Kita bergerak dalam menyejahterakan masyarakat melalui bidang ekonomi, UMKM, juga bidang kesehatan.Terutama saat pandemi seperti sekarang, Santri Gayeng diharapkan bisa mengisinisiasi melalui berbagai aksi,” katanya.


Patuh Prokes


Gus Yasin mencontohkan, salah seorang kepala desa di Kabupaten Kudus yang juga merupakan pengurus Santri Gayeng Nusantara, tampak semangat berkeliling kampungnya yang masuk zona hitam Covid-19 sembari mengumumkan pentingnya protokol kesehatan. Aksi sederhana tetapi mengena tersebut, viral di media sosial dan mendapat apresiasi dari masyarakat luas.



“Para anggota SGN juga bisa memahamkan kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan, serta membantu pemerintah kabupaten dan kota menanggulangi penyebaran Covid-19,” pinta wagub.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler