Dor! Jateng Akhirnya Menembak Emas di Arena PON

Senin, 11 Oktober 2021 17:50 WIB

Share
Muhammad Iqbal Raia Prabowo dan Arista Perdana Putri Darmono berpose bersama Pelatih Andy Hendrata. Foto: Aji

SENTANI, JATENG.POSKOTA.CO.ID - Medali emas akhirnya berhasil 'ditembak' kontingen Jawa Tengah dari cabang olahraga menembak di nomor nomor 10 meter air pistol beregu campuran. Emas tesebut dipersembahkan oleh  Muhammad Iqbal Raia Prabowo bersama Arista Perdana Putri Darmono pada final yang di gelar divlapangan menembak indoor Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin 11 Oktober 2021.


Pada babak final Iqbal dan Arista memperoleh poin 16 saat berhadapan dengan atlet tembak kontingen Bali yang sama-sama penghuni pelatnas yakni I Kadek Rico Vergian Dinatha bersama Lily Sulistyadewi Tirthajaya yang meraih poin 15 dengan memperoleh medali perak.


Sedangkan medali perunggu dengan poin 16 diraih pasangan petembak dari Sumatera Utara Masmur Sitepu dan Shiva Awallu Nissa setelah mengalahkan pasangan Sulthanal Aulia Maruf dan Derli Amalia putri dengan poin 8.
Pelatih menembak Jawa Tengah Andy Hendrata usai lomba mengatakan, raihan medali emas Jawa Tengah ini yang pertama pada PON.


" Bersyukur medali emas dapat diraih Iqbal dan Arista di PON ini. Capaian ini merupakan raihan yang sangat luar biasa setelah sebelumnya Jateng hanya meraih perak dan perunggu selama perlombaan dari cabor menembak," ujar Andy.


Menurut Andy, petembak muda Jawa Tengah tersebut telah ikut dalam program pembinaan dan pelatihan Pengurus Besar(PB) Perbakin di Jakarta. Bahkan, sebelum tampil di PON atlet itu sempat mengikuti kejuaraan dan uji coba du Kazakhstan.
" Iqbal dan Arista merupakan atlet yang ikut program pembinaan PB Perbakin yang diproyeksikan menghadapi Sea Gamem Vietnam," jelas Andy.


Pecah Telur
Sementara itu, Manajer Menembak Jawa Tengah di PON XX/Papua, Helly Sulistyanto saat dihubungi mengatakan, Bersyukur Jawa Tengah dapat pecah telur untuk raihan medali emas di PON Papua.
" Alhamdulillah petembak Jateng dapat meraih emas untuk Kontingen Jatim," ucap Helly.
Menurut Helly hasil prestasi jateng pada kejuaraan nasional tidak dapat sebagai patokan atlet pada PON, karenanya atlet jangan senang terlebih dahulu apalagi poin yang diraih sangat tipis.
" Hasil emas ini sebagai pelajaran atlet Jateng, karena hasil di kejurnas tidak dapat sebagai patokan, dan di PON sebagai ajang yang sangat bergengsi dan diperlukan mental daripada hasil  kejurnas-kejurnas,'' imbuh Helly. Jateng di cabang menembak meraih satu medali emas, satu perak dan dua perunggu. (Aji)

Reporter: Admin Jateng
Editor: Aji
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler